Pengusaha Nilam Asal Tangerang Ditemukan Tewas di Aceh

Pengusaha Nilam Asal Tangerang Ditemukan Tewas di Aceh

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 21 Sep 2017 17:37 WIB
Pengusaha Nilam Asal Tangerang Ditemukan Tewas di Aceh
Foto: Foto: Istimewa
Lhokseumawe - Michael Reinaldo Mesak (30) pengusaha nilam asal Tangerang, Banten ditemukan tewas di perkebunan sawit, Desa Bukit Hagu, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, Aceh, Kamis (21/9). Dia diduga korban penculikan yang berujung pada pembunuhan.

"Awalnya dapat laporan dari istri korban yakni Elly Lim, warga Tangerang. Dia melaporkan ke Polres Bireun bahwa suaminya itu diduga diculik," kata Kapolres Bireun AKBP Riza Yulianto dikonfirmasi detikcom, Kamis (21/9/2017).

Riza menyebutkan istrinya itu melapor pada Senin (18/9) lalu. Kepada penyidik, istrinya bercerita bahwa pada Minggu (17/9) sekitar pukul 09.00 WIB dirinya ditelepon oleh Albert (35), asal Bandung, Jawa Barat untuk memberitahukan bahwa dirinya dicari oleh Slamet (40), warga Bener Meriah, Aceh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Istri Michael langsung menelepon yang bersangkutan. Oleh Slamet memberitahukan bahwa Michael sudah tiga hari tidak ada kabar. Kemudian pelapor (istrinya) menghubungi telepon seluler Michael, tetapi sudah tidak aktif. Sang istri pun merasa resah karena tidak mengetahui keberadaan suaminya.
Pengusaha Nilam Asal Tangerang Ditemukan Tewas di AcehFoto: Foto: Istimewa

"Menurut keterangan pelapor, suaminya terakhir kali memberikan kabar bahwa sedang berada di Bireun. Tim Satreskrim setelah mendapat laporan bergerak cepat melakukan penyelidikan," tambah Riza.

Hasil pengembangan, pada Rabu (20/9) malam petugas menangkap seorang pria yakni SU (53), warga Paya Bakong, Aceh Utara. SU mengaku telah membunuh korban dan dibuangnya di semak perkebunan sawit, di kawasan transmigrasi Desa Bukit Hagu, Kecamatan Cot Girik, Aceh Utara.

Saat ditemukan, kondisi Michael dalam kondisi sudah membusuk dan terlihat kerangkanya.

"Mayat korban sudah dievakuasi ke RSUD dr Fauziah Bireuen. Tim dokter telah melakukan visum. Saat ini kita sedang mendalami motif pelaku terkait aksinya tersebut," sebut Riza. (jor/jor)


Berita Terkait