DetikNews
Rabu 20 September 2017, 19:33 WIB

Pimpinan KPK: Kata Penelitian, Kaderisasi PKS Bagus

Yulida Medistiara - detikNews
Pimpinan KPK: Kata Penelitian, Kaderisasi PKS Bagus Diskusi PKS dan KPK (Yulida Medistiara/detikcom)
Jakarta - KPK hari ini mendatangi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan sistem kaderisasi PKS lebih bagus daripada partai lain.

Laode mengetahui hal itu saat bekerja menjadi peneliti. Dia menegaskan telah mengetahui sistem kaderisasi PKS dengan baik sejak jauh hari sebelum bertugas di KPK.

"Kalau soal salah satu yang bagus sistem kaderisasinya, salah satunya PKS, dibanding parpol lainnya. Ini dari studi yang saya tahu sebelum saya di KPK, sebagian sistem rekrutmennya itu jauh lebih terarah," kata Laode di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (20/9/2017).

Baca juga: Diskusi Bareng KPK, PKS: Integritas Parpol Penting

Laode berujar, para peneliti dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menilai laporan keuangan PKS juga merupakan salah satu laporan yang lebih baik jika dibandingkan dengan partai politik lainnya. Bahkan ia juga diberi tahu jumlah pemilih PKS.

"Itu indikatornya bukan KPK yang menilai, termasuk teman di LIPI bahwa salah satunya laporan sistem keuangan tentang kajian ini (sistem integritas parpol) pun yang beri laporan terlengkap dari PKS. Sampai kita mengetahui berapa per pemilih, yang disiapkan oleh pemerintah," ujarnya.

Akan tetapi Laode tidak mau disebut mempromosikan PKS karena sebetulnya hal itu adalah laporan dari peneliti dan LIPI. Ia juga diberi tahu PKS memiliki pengawas internal untuk para kadernya.

"Terus terang dari PKS,untuk pengawas internal ada khusus juga. Sistem kaderisasinya cukup tertata. Tapi saya nggak mau juga nanti dibilang mempromosikan PKS. Tapi itu hasil kajian LIPI," ungkap Laode.

Sementara itu, Presiden PKS Sohibul Iman menjelaskan di dalam partainya telah ada empat sistem integritas yang diminta KPK, yaitu pendanaan parpol yang akuntabel, kode etik, kaderisasi yang terstruktur dan berjenjang, dan sistem rekrutmen pejabat publik melalui parpol. Selanjutnya kalangan internal partainya akan melakukan evaluasi terhadap poin apa yang masih kurang.

"Dari paparan KPK, kami berkomitmen membangun sistem integritas. Karena salah satu misi kepemimpinan PKS, kita ingin leading dalam good political governance. Tentu salah satunya sistem integritas," ungkap Sohibul.

"Dengan pertemuan hari ini, ada sharing dari KPK bilang, ini lo partai yang berintegritas seperti ini. Ada empat komponen. Kami sudah sampaikan kami punya sistem seperti ini. Nanti kami lihat mana yang masih bolong di kami. Dari situ kami akan follow up, baik menutup yang bolong atau karena dibuka peluang oleh KPK. Kami akan kerja sama dengan KPK untuk sempurnakan sistem integritas di PKS," ujarnya.
(yld/dnu)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +