DetikNews
Rabu 20 September 2017, 19:15 WIB

KPK Geledah Rumah Eks Kepala BPPN Tersangka Kasus BLBI

Faiq Hidayat - detikNews
KPK Geledah Rumah Eks Kepala BPPN Tersangka Kasus BLBI Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta - KPK menggeledah rumah dan kantor eks Kepala BPPN Syafruddin A Temenggung, tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan surat keterangan lunas (SKL) BLBI. KPK menyita sejumlah dokumen dari lokasi penggeledahan.

"Dari kedua lokasi, penyidik menyita sejumlah dokumen. Dokumen ini akan dipelajari lebih lanjut oleh tim untuk mendukung proses penyidikan yang dilakukan," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Rabu (20/9/2017).

"Dokumen itu akan kita pelajari lebih lanjut keterkaitan secara langsung dan dukungan terhadap pembuktian dalam kasus BLBI ini," imbuh Febri.

Penggeledahan, menurut Febri, dilakukan guna mengumpulkan bukti terkait perkara. KPK saat ini juga sudah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan untuk menghitung kerugian keuangan negara.

"Jadi proses hukum BLBI masih berjalan. Kita semakin mengumpulkan bukti signifikan, kita juga sudah hampir menyelesaikan dari hasil koordinasi dengan BPK terkait kerugian keuangan negara," kata Febri.

Syafruddin ditetapkan KPK sebagai tersangka berkaitan dengan pemberian surat pemenuhan kewajiban pemegang saham atau surat keterangan lunas kepada Sjamsul Nursalim selaku pemegang saham pengendali BDNI pada 2004.

Pemberian SKL itu dilakukan terkait pemenuhan kewajiban penyerahan aset oleh obligor BLBI kepada BPPN. SKL itu diterbitkan mengacu pada Inpres Nomor 8 Tahun 2002 yang dikeluarkan pada 30 Desember 2002.

Syafruddin disebut menyetujui Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) atas proses litigasi terhadap kewajiban obligor menjadi restrukturisasi atas kewajiban penyerahan aset oleh obligor kepada BPPN sebesar Rp 4,8 triliun.
(fai/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed