Konflik PKB, Mahfud Jajaki Damaikan Alwi-Gus Dur

Konflik PKB, Mahfud Jajaki Damaikan Alwi-Gus Dur

- detikNews
Kamis, 19 Mei 2005 14:53 WIB
Jakarta - Perseteruan antara kubu Alwi Shihab dengan kubu Gus Dur tambah meruncing. Konflik tidak hanya di tingkat DPP PKB, namun sudah merambah ke DPR maupun di daerah-daerah. Melihat perkembangan yang mengkawatirkan ini, mantan Wakil Ketua Umum DPP PKB Mahfud MD tengah menjajaki mendamaikan kedua kubu yang tengah bertikai. Bagi Mahfud, perdamaian merupakan satu-satunya solusi yang harus ditempuh untuk menghindari kehancuran PKB."Saat ini saya sedang menawarkan sebuah upaya perdamaian, tapi saya belum berani mengungkapkan dan membukanya sekarang. Karena nanti malah akan menjadi kontroversi dan tidak jadi lagi," ujar Mahfud MD kepada wartawan usai acara dialog Refleksi 7 tahun "Perjalanan Reformasi Indonesia" di gedung MM UGM, Yogyakarta, Kamis (19/5/2005).Upaya penjajakan perdamaian ini dilakukan Mahfud dengan pertimbangan penyelesaian melalui jalur pengadilan akan merugikan kedua belah pihak. "Sebab kalau pakai menang kalah, itu pada akhirnya PKB akan terbelah. Siapa pun yang menang. Apalagi kemungkinan menangnya itu fifty-fifty dari sisi hukum," ujarnya.Mantan Menhan ini menambahkan, kalau Gus Dur menang di pengadilan nanti, para kiai yang mendukung Alwi juga mungkin merasa tidak enak untuk bergabung lagi. Demikian juga, kalau yang menang Ipul sama Alwi, Gus Dur mungkin merasa kurang enak kalau kemudian bergabung.Dengan demikian, Mahfud berpendapat, jalan terbaik untuk menyelesaikan kasus ini ditempuh dengan jalan damai. Mahfud mengaku formula perdamaian sudah ada, dan sudah mengerucut ke arah itu. Kalau pun sekarang ada mukernas alim ulama , itu juga hanya akan mengalihkan keputusan politik, yang akan bermuara di pengadilan, sehingga keduanya tetap akan rugi. (jon/)


Berita Terkait