DetikNews
Rabu 20 September 2017, 14:08 WIB

Polisi Selidiki Kaitan Saracen dengan Partai Politik

Audrey Santoso - detikNews
Polisi Selidiki Kaitan Saracen dengan Partai Politik Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta - Polisi belum mengungkapkan secara gamblang keterkaitan partai politik (parpol) dalam sepak terjang kelompok Saracen. Polisi masih mencari ada-tidaknya fakta hukum mengenai hubungan parpol dengan kelompok Saracen.

"Dari beberapa tersangka yang sudah kami periksa secara digital forensik, 4 tersangka, memang ada seperti Sri (Sri Rahayu Ningsih) itu foto sama parpol tertentu," kata Kepala Unit V Subdit III Direktorat, AKBP Purnomo, dalam diskusi bertema 'Dagangan ala Lapak Saracen' di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/9/2017).

"(Foto dengan parpol tertentu) boleh-boleh saja alasannya begitu si Sri. Penyidik masih perlu pendalaman lagi tentang apakah di balik ini ada pemesanan, siapa yang memesan," sambung Purnomo.

Purnomo mengatakan hingga saat ini tak ada pengakuan dari Sri dan 3 tersangka Saracen lainnya mengenai keterlibatan parpol dalam aksi mereka.

"Saat tersangka mengelak dan memberi keterangan, yang katanya, setahunya dia, itu hak dia. Kemudian dari bukti-bukti digital ya memang perlu pendalaman lagi apakah benar (ada peran partai politik). Mungkin patut diduga (ada keterlibatan parpol), tapi nanti di pengadilan akan dibuka," ucap Purnomo.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan ada nama sejumlah orang dalam laporan hasil analisis (LHA) rekening Saracen. Penyidik akan segera meminta keterangan orang-orang tersebut.

"LHA dari PPATK sudah diterima. Ada menyebutkan nama-nama orang. Direktorat Siber akan segera menindaklanjuti, artinya orang-orang tersebut akan dimintai keterangan," kata Setyo di gedung Divisi Humas, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/9).
(aud/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed