"Semua orang tahu di kementerian saya saya keras benar terintegritas, perform sama teamwork," kata Eko saat tiba di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (20/9/2017).
Eko sesumbar sudah memecat dan merotasi ratusan karyawan yang tidak memenuhi standar kinerjanya. Sehingga dia yakin jika kerjanya lurus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eko hari ini menjadi saksi dalam sidang dalam perkara dugaan suap opini WTP. Dalam dakwaan Sekjen Kemendes Anwar Sanusi diduga mengarahkan suap ke auditor utama BPK Rochmadi Saptogiri. Soal dugaan keterlibatan Anwar, Eko mengaku tidak tahu sambil menyebut kinerja Anwar selama ini baik.
"Sekjen hasil assessment bagus, performanya bagus, kita harus dukung pemberantas korupsi tapi kita jangan kriminalisasi orang. Itu penting," urainya.
Eko mengaku tidak tahu soal pemberian duit Rp 240 juta untuk Opini WTP di Kemendes. Apalagi soal suap yang dilakukan Irjen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Sugito ke auditor BPK Rochmadi Saptogiri dan Ali Sadli.
"Tanpa sepengetahuan saya," ujarnya. (rvk/fdn)