DetikNews
Rabu 20 September 2017, 12:43 WIB

Iriana Ajak PNS Periksa Kanker Serviks dan Payudara

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Iriana Ajak PNS Periksa Kanker Serviks dan Payudara Foto: Iriana Jokowi mengajak PNS perempuan melakukan pemeriksaan dini kanker servick dan payudara. Fotografer: Aditya Fajar Indrawan/detikcom
Jakarta - Kanker Servick menjadi penyebab kematian terbanyak bagi perempuan Indonesia. Iriana Jokowi mengajak pegawai aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Kementerian Dalam Negeri melakukan pemeriksaan dini kanker serviks dan payudara.

Iriana yang didampingi istri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Erni Guntarti, menghadiri bulan peduli kanker di kantor Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (20/9/2017).

Iriana juga berdialog langsung dengan para dokter tentang bahaya kanker serviks. "Ini (penyakit) sangat bahaya sekali dan maka itu saya dan Ibu Menteri Kesehatan (Nila F. Moloek) kami keliling Indonesia, ke pelosok mana pun akan saya datangi untuk mengingatkan bahayanya," kata Iriana.

Iriana Jokowi bahkan rela ke pelosok daerah untuk mengingatkan para perempuan akan bahayanya kanker servick dan payudara ini,Iriana Jokowi bersama Menkes bahkan rela ke pelosok daerah untuk mengingatkan para perempuan akan bahayanya kanker servick dan payudara ini, Foto: Aditya Fajar Indrawan/detikcom


Iriana lalu mengajak para pegawai kemendagri yang telah melakukan IVA test dan SADANIS untuk berdialog langsung dengan dokter. Iriana juga sempat memberikan bingkisan hadiah bagi pegawai yang bertanya.

"Ibu-ibu bagaimana sudah diperiksa tadi. Sudah tahu hasilnya, kalau ada yang mau ditanyakan lagi ayo maju ke sini kita berdialog dengan dokternya," tanya Iriana.

Salah seorang pegawai kemendagri yang bertanya adalah Sita (34), hasil pemeriksaan kanker serviks di dirinya normal hanya saja dia merasa ada bintik-bintik kecil di area kewanitaannya.

"Alhamdulilah Puji Tuhan hasil deteksi dininya normal. Cuma tadi kata dokter di dalam di area kewanitaan saya ada Nistanoboti itu bahaya enggak bu?" ucapnya kepada Iriana.

Iriana lantas meminta jawaban Dokter Dwiyana Ovi, Spesialis SPOGK untuk menjelaskan tentang Nistanoboti yang terdeteksi pada Ibu Sita.

"Jadi bu Sita, Nistanoboti itu seperti jerawat pada wajah dan tidak berbahaya. Inilah pentingnya pemeriksaan dini, jadi selain kita tahu apakah ada tanda kanker serviks tapi juga lainnya. Karena kalau enggak diperiksa kita enggak akan tahu," jelas Dokter Ovi.

Iriana lalu kembali bertanya pada Dokter Ovi mengenai gejala awal kanker serviks dan bagaimana pencegahannya. "Apa semua perempuan bisa kena, Dok? Ini maaf loh Dok, malah saya yang banyak bertanya," tanya Iriana.

"Sebenarnya semua perempuan bisa kena, khusunya bagi perempuan yang telah melakukan hubungan badan. Kanker serviks ini tidak ada gejala awalnya namun ketika muncul tandanya itu sudah stadium lanjut, jadi penting untuk pemeriksaan dini," jelas Dokter Ovi.
(adf/aan)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed