DetikNews
Rabu 20 September 2017, 12:39 WIB

Polres Jakbar Luncurkan Aplikasi Panggil Polisi 'Sigahtan'

Arief Ikhsanudin - detikNews
Polres Jakbar Luncurkan Aplikasi Panggil Polisi Sigahtan Peluncuran aplikasi Sigahtan di Polres Jakarta Barat. (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Polres Metro Jakarta Barat meluncurkan aplikasi 'Sigahtan' untuk memudahkan masyarakat memanggil polisi. Masyarakat bisa memberitahukan kejadian tanpa harus datang ke pos polisi.

"Sistemnya adalah HP to HP. Kita tidak tergantung operator. Konsepnya hampir sama dengan Go-Jek. Yaitu polisi yang terdekat yang merespons," kata Ketua Tim Sigahtan AKBP Adex Yudiswan dalam dalam penandatanganan MOU Sigahtan dengan beberapa instansi terkait di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jalan S Parman, Palmerah Jakarta Barat, Rabu (20/9/2017).

Polisi bekerja sama dengan dua belas lembaga, seperti pemadam kebakaran, PLN, ambulans, Satpol PP, TNI, dan instansi lainnya, di Jakarta Barat dalam aplikasi ini. Polisi bisa memanggil lembaga itu saat dibutuhkan.

"Kalau ada masyarakat yang melaporkan kebakaran, polisi akan langsung menghubungi pemadam kebakaran," ucap Adex, yang juga Wakil Kapolres Metro Jakarta Barat.

Peluncuran aplikasi SIGAHTAN di Polres Jakarta Barat.Peluncuran aplikasi Sigahtan di Polres Jakarta Barat. (Arief Ikhsanudin/detikcom)

Aplikasi Sigahtan sudah berjalan. Ada beberapa warga yang mengunduhnya melalui Android. "Aplikasi ini sudah berjalan, dan sudah 200 masyarakat yang registrasi dan 500 anggota yang teregistrasi," ucap Adex.

Selain itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Roycke Harry Langie mengatakan program ini dibentuk sebagai layanan polisi kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan program prioritas Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Dalam program prioritas Kapolri, dalam program nomor dua, menyebutkan peningkatan pelayanan yang lebih mudah, berbasis IT," kata Roycke.

Selain itu, tugas polisi akan lebih mudah. Koordinasi antar-instansi bisa lebih cepat.

"Tugas kami tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu ada bantuan instansi dan lembaga terkait, baik konflik sosial, bencana, dan pencegahan kriminalitas atau kejahatan," kata Roycke.
(aik/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed