Dua Polisi Terlibat Penyerangan Pos Brimob di Seram

Dua Polisi Terlibat Penyerangan Pos Brimob di Seram

- detikNews
Kamis, 19 Mei 2005 14:24 WIB
Bali - Pelaku penyerangan Pos Brimob di Loki, Piru, Seram Barat, Maluku pada Senin 16 Mei 2005 lalu yang menewaskan lima anggota Brimob mulai terungkap. Dua dari delapan pelaku ternyata anggota polisi. Ada dendam pribadi?Keterlibatan dua polisi ini disampaikan langsung Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar di sela penutupan acara Konferensi Kepala Polisi se-ASEAN ke-25 di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, Kamis (19/5/2005).Dari laporan yang diterimanya, kata Da'i, pelaku-pelaku ini sebelumnya pernah melakukan penyerangan di Villa Karaoke yang juga memakan korban jiwa. "Jumlahnya sekitar delapan orang. Namun yang dilaporkan kepada saya ternyata ada dua orang anggota polisi," kata Da'i diiringi tawa khasnya. Sejauh ini, lanjut Da'i, Polda Maluku masih terus mengungkap pelaku-pelaku lainnya. Namun saat dicecar nama dua polisi tersebut, Da'i menolak menyebutkannya.Tetapi Da'i tidak berusaha menutup-nutupi dari kesatuan mana kedua polisi tersebut berasal. "Dua orang itu dari Ambon sendiri, dari Polda Maluku-lah," katanya.Namun, apakah pelaku seorang desertir atau polisi aktif, Da'i mengaku belum tahu. "Kita sedang periksa, apakah desersi atau masih aktif. Kita sudah minta Kapolda untuk segera melakukan pemeriksaan," tegasnya.Sementara ini, motif penembakan yang dilakukan kelompok ini murni untuk membuat kerusuhan dan membuat suasana tidak aman. "Tetapi motif sebenarnya masih kita proses. Pelaku bukan RMS," kata Da'i. Soal senjata yang digunakan untuk menyerang, Da'i mengatakan, sebagian besar merupakan hasil rampasan saat terjadi konflik di Ambon. Namun, dia juga menduga pelaku mendapatkan senjata tersebut dari gudang senjata Brimob di Tantui, Ambon yang hilang beberapa waktu lalu.Sekedar diketahui, penyerangan yang menewaskan lima anggota Brimob ini dilakukan secara mendadak selama satu jam. Dari penyerangan tersebut polisi menemukan 18 selongsong peluru jenis MK 3 dan 15 selongsong peluru jenis AK 47 dan 8 selongsong peluru US Carrabin. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads