Hal ini dikatakan JK di sela kunjungannya di New York, Amerika Serikat (AS), Selasa (19/9/2017). Salah satu kesibukan JK sebagai pimpinan delegasi Indonesia dalam sidang umum PBB adalah melakukan kerja sama bilateral dengan negara-negara kecil.
"Indonesia sudah waktunya membantu secara nyata negara-negara yang lebih rendah, kurang berkembang dari kita. Tahun depan kita sudah punya dana khusus untuk itu," kata JK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK menambahkan Indonesia telah mempersiapkan anggaran sebesar Rp 1 triliun, yang diambil dari pos APBN, untuk melaksanakan program itu. Sebelumnya, anggaran bantuan ini diambil dari pos-pos cadangan negara.
"Ini bantuan, sudah waktunyalah dan nanti kita tingkatkan sampai betul-betul. Negara seperti Turki (donornya) kan miliaran dolar, kita masih kecil tapi pada waktunya akan seperti itu," terangnya.
Saat berada di New York, JK sempat mengadakan pertemuan dengan pimpinan negara Comoro. Indonesia dimintai bantuan untuk menjadikan Comoro sebagai Sekjen IORA. (fiq/rvk)











































