DetikNews
Selasa 19 September 2017, 17:48 WIB

Lawan Radikalisme, Menristekdikti Tekankan Pendidikan Pancasila

Ibnu Hariyanto - detikNews
Lawan Radikalisme, Menristekdikti Tekankan Pendidikan Pancasila Menristekdikti M Nasir/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir mengingatkan penyelenggara perguruan tinggi untuk melawan paham-paham radikalisme. Radikalisme bisa ditangkal dengan cara mengaktifkan kegiatan kampus berbasis pendidikan Pancasila.

"Di dalam menangkap radikalisme di kampus, kami mengaktifkan semua kegiatan kampus yang berbasis Pancasila. Bagaimana kita dalam kegiatan ini bisa memiliki rasa sebagai warga negara dan meningkatan (pemahaman) kepada mahasiswa berbasis Pancasila dan kebangsaan," kata Nasir dalam Deklarasi Kebangsaan Melawan Radikalisme di kampus UKI, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (19/9/2017).

Nasir mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh rektor perguruan tinggi untuk memastikan program tangkal radikalisme dapat optimal. Diharapkan seluruh perguruan tinggi bisa menerapkan pendidikan Pancasila di kegiatan kampsu sehari-hari.

 Menristekdikti saat menghadiri Deklarasi Kebangsaan Melawan Radikalisme di kampus UKI Menristekdikti saat menghadiri Deklarasi Kebangsaan Melawan Radikalisme di kampus UKI Foto: Ibnu Hariyanto-detikcom


"Bisa menerapkan pendidikan Pancasila yang diimplementasikan kepada kehidupan sehari-hari dan organisasi mahasiswa harus berbasis kepada Pancasila sikap dan perilaku harus juga dijaga. Ngomongnya Pancasila tapi perilaku nggak Pancasila ini nggak boleh," sambungnya.

Selain itu, Nasir menekankan kepada seluruh perguruan tinggi tetap berpatokan kepada 4 pilar kebangsaan. Dengan itu, tidak ada lagi saling hujat-menghujat antara warga negara atau antar umat beragama.

"Itu hal yang harus dilakukan seluruh warga indonesia khususnya perguruan tinggi, dengan itu tidak ada yang menghujat sesama bangsa. Tidak menghujat antar pemeluk agama dan tidak ada laga menghujat satu dengan yang lain," ujar dia.

 Menristekdikti saat menghadiri Deklarasi Kebangsaan Melawan Radikalisme di kampus UKI Menristekdikti saat menghadiri Deklarasi Kebangsaan Melawan Radikalisme di kampus UKI Foto: Ibnu Hariyanto-detikcom


Setelah deklarasi hari ini, akan ada acara 'Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme'. Kegiatan tersebut adalah bentuk nyata para pemimpin perguruan tinggi ikut bertanggung jawab untuk mengambil sikap dan langkah konkret melawan gerakan radikalisme.

Kegiatan tersebut rencananya akan diikuti 4.000 pemimpin perguruan tinggi seluruh Indonesia. Acara kebangsaan akan berlangsung di Nusa Dua Bali pada 25-26 September 2017. Rencananya Presiden Joko Widodo hadir dalam acara tersebut.

(ibh/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed