"Polresta Bogor Kota dalam hal ini Satreskrim akan terus menindaklanjuti kasus ini, hingga ke tahap penyidikan. Pelaku sudah didalami, kita imbau pelaku untuk kooperatif, bisa mendatangi kami dari pada kami nanti yang mendatangi," kata Kapolresta Bogor Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya usai autopsi jenazah Hillarius di Taman Pemakaman Umum (TPU) Cipaku, Kota Bogor, Selasa (19/9/2017).
Polresta Bogor menyebut, hingga kini pihaknya masih mendalami keterangan-keterangan yang didapat dari 17 saksi yang diduga mengetahui kasus tersebut sejak 2016. Belum ada penambahan saksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Hillarius Christian tewas usai berduel dengan siswa dari SMU Mardiyuana pada 29 Januari 2016 lalu. Meski diketahui pihak kepolisian, kasus ini tidak dilaporkan secara resmi.
Kasus tersebut kemudian kembali ditindaklanjuti oleh Polresta Bogor Kota setelah curhatan Maria Agnes, ibunda Hillarius di media sosial menjadi viral. Dalam curhatannya tersebut, Maria Agnes mengadu ke Presiden Jokowi untuk membantunya mendapat keadilan atas kematian anaknya. Polisi menindaklanjutinya.
Jenazah Hillarius yang sudah dimakamkan sejak 1 tahun 9 bulan lalu itu dibongkar kembali tadi pagi Selasa (19/9). Polisi melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian Hillarius. (fay/fjp)











































