"Iya, itu KDRT (kekerasan dalam rumah tangga). Jadi bapaknya aniaya istri sama anaknya pakai palu," kata Kapolsek Walantaka AKP Atip Ruhyaman saat dimintai konfirmasi detikcom melalui sambungan telepon di Kota Serang, Senin (18/9/2017).
Atip mengatakan penganiayaan itu bermula saat pelaku sedang beristirahat sore. Kebetulan istri Stanley, bernama Diah, saat itu sedang membenarkan gorden pada Senin (18/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Anak kedua pasangan ini yang bernama April (5) menangis.
Karena sedang sibuk, si ibu kemudian menyuruh anak tersebut datang ke bapaknya yang sedang istirahat. Namun, bukan mendapatkan pertolongan, si anak, menurut Atip, malah dipukul menggunakan palu di kening oleh bapaknya.
"Pas si ibu lagi benerin hordeng (gorden), anaknya nangis yang kecil. Kata ibunya, 'Udah, ke bapak kamu.' Bapaknya lagi tidur terganggu, si anak malah diketok sama palu, nangis," katanya.
Karena panik melihat anak yang paling kecilnya diketok palu, Diah kemudian cekcok dengan suaminya. Kemudian menurut Atip, si suami juga langsung memukul kening istrinya.
"Diketok lagi kening istrinya sekali, jerit-jerit, anak pertama juga dipukul tiga kali," katanya.
Anak yang pertama inilah, menurut Atip, yang saat ini harus mendapatkan perawatan dari RSUD dr Drajat Prawiranegara. Menurut Atip, kondisi psikologis pelaku memang sedang tidak stabil. Keterangan sementara yang diperoleh, pelaku sedang kesulitan finansial dan kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Kasus ini, menurut Atip, langsung diambil alih oleh Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Serang Kota. "Lebih detailnya ke PPA, karena sudah ditangani oleh Polres Serang Kota," ujarnya. (bri/rvk)











































