Terkait Pilkada, DPP PKB Minta Klarifikasi 3 Cabang

Terkait Pilkada, DPP PKB Minta Klarifikasi 3 Cabang

- detikNews
Kamis, 19 Mei 2005 04:18 WIB
Jakarta - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan mulai digelar pada Juni mendatang menorehkan catatan konflik di tingkat partai politik. Contohnya, DPP PKB mesti meminta klarifikasi 3 cabangnya yang dianggap tidak sejalan dengan garis partai."Hanya ada tiga cabang yang akan diminta untuk melakukan klarifikasi terhadap sikap mereka selama ini yaitu Pati, Batang dan Rembang melalui surat yang akan dikirimkan kepada mereka," kata Sekjen DPP PKB Lukman Edy di kantor DPP PKB, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (18/5/2005) malam. Lukman Eddy mengaku optimis konsolidasi di daerah-daerah akan berjalan dengan baik. Saat ini, DPP PKB telah menunjuk 11 orang menjadi koordinator wilayah (Korwil)."DPP PKB menyusun desk Pilkada di mana kesebelas Korwil tersebut bertanggung jawab terhadap proses Pilkada di wilayahnya masing-masing sebagai bentuk komitmen kita untuk memenangkan beberapa daerah yang sedang melakukan Pilkada sekarang, terutama di pulau Jawa dan beberapa di pulau Sumatera," katanya. Desk Pilkada, imbuhnya, bertugas membantu calon-calon kepala daerah dari PKB di seluruh Indonesia baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dalam bentuk asistensi dan mengirimkan juru kampanye dengan target untuk memenangkan daerah-daerah yang potensial.Ketika disinggung soal konflik dengan kubu Alwi Shihab, Lukman Eddy menegaskan masalah tersebut tidak di bahas dalam rapat pleno gabungan Rabu malam. "Tadi tidak dibicarakan, tapi dewan syuro sangat optimis dan meminta dewan tanfidziyah untuk optimis juga," ujarnya.DPP PKB kubu Muhaimin Iskandar, katanya, sudah memperhitungkan aspek konflik dengan kubu Alwi dalam upaya pemenangan jagonya dalam Pilkada dan ternyata dianggap tidak akan berbahaya bagi calon PKB. "Kita semua tidak memperhitungkan konflik. Yang ada sekarang karena di semua daerah-daerah yang sedang melaksanakan proses Pilkada keberadaan DPP dapat diterima. Kita semua yang hadir dalam rapat sepakat, konflik yang ada sekarang ini dianggap proses yang tidak mengganggu program kerja kita," tandasnya.Mengenai manuver kubu Alwi Shihab yang melakukan pergantian pimpinan fraksi di DPR, Lukman Edy menjelaskan, pihaknya tetap adem ayem dan tidak merasa ada pergantian tersebut. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads