SBY Diusulkan Masuk Formatur Cegah Perpecahan di PD
Kamis, 19 Mei 2005 03:06 WIB
Bali - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diusulkan masuk dalam formatur pemilihan pengurus Partai Demokrat (PD) untuk mencegah perpecahan sebagaimana dialami partai-partai lain.Usulan masuknya SBY dalam tim formatur ini disampaikan oleh Dewan Pimpinan Pusat Generasi Muda Demokrat Mas Alex Asmasoebrata di Hotel Mercure, Sanur, Bali, Rabu (18/5/2005).PD akan melaksanakan kongres pertama pada 20-23 Mei 2005 di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur Bali. "Kita mengusulkan dari sembilan formatur, satu di antaranya adalah SBY yang juga menjadi ketua formatur," kata Alex.Menurut dia, jika ada SBY dalam tim formatur tidak ada lagi yang tidak setuju, tidak akan ada yang bikin tandingan dan lain sebagainya. Proses penempatan SBY dalam tim formatur, SBY bisa diminta oleh utusan. Sedangkan delapan orang lainnya bisa terdiri dari pendiri, pengurus ataupun utusan.Munculnya gagasan ini, karena menjelang kongres ada indikasi gerakan money politics seperti munculnya Sutiyoso sebagai salah satu calon ketua umum. "Saya memantau kok ada calon yang tiba-tiba nongol, padahal belum lama aktif di partai. Ini harus kita waspadai," tandasnya.Alasan lain, potensi perpecahan menjadi tinggi, jika SBY tidak duduk di formatur adalah karena ada beberapa panitia baik di panitia pelaksana (OC) maupun panitia pengarah (SC) yang muncul sebagai calon, sehingga akan ada kesan mereka tidak netral."Kita hanya mengimbau, kalau dianggap bagus, silakan. Kalau tidak ya, nggak apa-apa," ungkapnya.Ditambahkannya, masuknya SBY menjadi tim formatur, tidak berarti memiliki hak prerogatif. "Semua pengurus bisa dipilih secara demokratis oleh tim formatur," ujarnya.
(san/)











































