detikNews
Kamis 19 Mei 2005, 00:10 WIB

Gubernur GAM Pidie Divonis Seumur Hidup

- detikNews
Banda Aceh - Gubernur GAM wilayah Pidie Tengku Muhammad bin Arif (73) divonis seumur hidup oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Sigli, Rabu (18/5/2005). Vonis ini sesuai dengan tuntutan jaksa sebelumnya. Atas putusan ini, terdakwa akan melakukan banding. Ketua Majelis Hakim Edyyan Satma menegaskan, Tengku Muhammad bin Arif, yang ditangkap pada Oktober tahun lalu di kawasan Alue Neugoh, Jim-jim, Pidie, terbukti melakukan tindakan makar. Hakim menjerat mantan PNS Departemen Agama ini dengan pasal 1 UU Darurat No. 12 tahun 1951 junto pasal 55 (1) ke-1 KUHP tentang makar. Hal-hal yang memberatkan terdakwa, kata hakim, karena sebelumnya terdakwa sudah pernah dipidana, meresahkan masyarakat karena melakukan pengutipan pajak Nanggroe, bertindak kejam dan juga tidak menyesal atas perbuatannya. Hakim sama sekali tidak menyebutkan hal-hal yang meringankan terdakwa. Hakim juga membebankan biaya perkara Rp 1.000 pada terdakwa. Dalam putusan yang dibacakan majelis hakim yang beranggotakan Said Hasan dan Jamaluddin ini, terungkap bahwa Tengku Muhammad bin Arif diangkat menjadi gubernur GAM wilayah Pidie pada tahun 2002 setelah bergabung dengan Aceh Merdeka pada tahun 1976. Tengku Muhammad bin Arif diangkat langsung oleh Hasan Tiro dalam sebuah pertemuan di Jenewa. Selama menjadi gubernur GAM wilayah Pidie, dia sudah mengangkat 16 bupati GAM di wilayah tersebut. Bahkan pada masa darurat militer, ikut bergerilya bersama Panglima GAM wilayah Pidie, Sarjani Abdullah.


(san/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com