"Tersangka lain sempat berteriak ada tahanan lari, kemudian turun dengan sarung diikat, dan saat itu juga polisi kejar dan polisi tangkap YAW kasus narkoba," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono dalam keterangan pers di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (17/9/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di situ ada 14 orang. Tidak semuanya mau kabur," ucap Argo.
Foto: Kombes Argo dan Kapolres Jakarta Barat jumpa pers soal tahanan kabur (Arief-detikcom) |
Sementara itu, petugas yang berjaga saat kejadian pada Sabtu (16/9), sekitar pukul 02.30 WIB masih diperiksa.
"Untuk saat ini, Polres Jakarta Barat sedang lakukan pemeriksaan pada anggota yang jaga. Kami juga akan periksa tahanan lain juga," kata Argo.
Sampai saat ini, polisi sudah menangkap empat dari delapan tahanan yang kabur. Dua di antaranya ditembak dan meninggal dunia.
Para tahanan yang berhasil ditangkap adalah Yocke Arya Winta, Bagas Fathiono Ramadhan, Yudi Romansyah dan Franco Graizani Julizar. Mereka ditangkap di lokasi yang berbeda. Bagas ditembak dan terluka di bagian kaki kanan, Franco dan Yudi ditembak hingga tewas.
"Tersangka Franco berusaha melawan dengan merebut senjata Ipda Reza, demi keselamatan dan keamanan anggota dilakukan tindakan tegas terarah dan terukur yang mengenai dada kiri tersangka," kata Argo.
Sedangkan Yudi ditembak karena berusaha menembak dengan senpi rakitan yang telah disiapkannya. Tersangka tewas dilarikan ke RS Polri.
"Kini kedua tersangka tewas dilarikan ke RS Sukanto (RS Polri)," ucap Argo
(aik/rvk)












































Foto: Kombes Argo dan Kapolres Jakarta Barat jumpa pers soal tahanan kabur (Arief-detikcom)