"Nonton bareng itu bagus untuk pembelajaran bersama. Mengingat kembali pengorbanan Pahlawan Revolusi menjaga Pancasila," kata Zulkifli lewat keterangan tertulisnya, Minggu (17/9/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zulkifli menyampaikan hal tersebut di Bandara Halim Perdanakusuma pada hari ini saat akan terbang ke Solo untuk melaksanakan kunjungan kerja. Dia menambahkan, generasi muda penting untuk memahami sejarah, khususnya peristiwa G30S PKI dan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
"Jangan sampai ada yang memutarbalikkan fakta mengenai peristiwa G30S PKI itu. Anak muda harus belajar dari sejarah bagaimana menjaga Pancasila dari pengaruh paham komunis," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa TAP MPRS No XXV/1966 tentang pembubaran Partai Komunis Indonesia masih berlaku. Untuk itu, tidak relevan jika ada pihak pihak yang mendorong pemerintah minta maaf pada PKI
"Setelah reformasi Pancasila, kewarganegaraan banyak yang tidak lagi diajarkan di sekolah. Harus ada upaya untuk terus ingatkan generasi muda untuk menjaga Pancasila," tutupnya. (jbr/jbr)











































