Diciduk KPK, Walkot Batu Bakal Bisnis Properti Saat Lengser

Diciduk KPK, Walkot Batu Bakal Bisnis Properti Saat Lengser

Niken Purnamasari - detikNews
Sabtu, 16 Sep 2017 20:02 WIB
Diciduk KPK, Walkot Batu Bakal Bisnis Properti Saat Lengser
Foto: Dok. Humas Pemkot Batu
Jakarta - Wali Kota Batu Eddy Rumpoko punya banyak aset tanah dan bangunan di sejumlah daerah. Sang istri, Dewanti Rumpoko, pernah mengatakan suaminya akan kembali menggeluti usaha properti saat lengser nanti.

"Saya rasa Bapak (Eddy Rumpoko) sudah punya kegiatan sendiri. Setelah ini, Bapak akan kembali ke dunia usaha," kata Dewanti di posko pemenangan yang juga kantor DPC PDIP Kota Batu di Jalan Oro-oro Ombo, Rabu (15/2).

Dari aplikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Eddy terakhir melaporkan kekayaannya pada 1 Juni 2015. Total harta yang dimiliki Rp 16.438.612.628 dan USD 181.437 (Rp 2,4 miliar).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harta tersebut terbagi atas harta bergerak dan tidak bergerak. Eddy diketahui memiliki aset aset tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, Malang, Batu, dan Yogyakarta.

Salah satu aset tanah di Batu milik Eddy, yakni tanah berukuran 4.560 meter persegi, senilai Rp 350 juta. Sedangkan di Jakarta Selatan, Eddy punya aset tanah seluas 90 meter persegi senilai Rp 1,2 miliar.

Sementara itu, Dewanti akan menggantikan Eddy, yang sudah dua kali menjabat Wali Kota Batu. Dia terpilih dalam Pilwakot Batu 2017. Ia diusung oleh PDIP dan berpasangan dengan Punjul Santoso.

Eddy ditangkap KPK di rumah dinasnya siang tadi. Selain Eddy, ikut ditangkap satu orang dari pihak swasta.

"Pukul 13.40 WIB tadi dilakukan penangkapan bersama pengamanan dari Polda Jatim," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera saat dihubungi detikcom, Sabtu (16/9).

[Gambas:Video 20detik]

(nkn/fdn)


Berita Terkait