7 Penyerang Pos Brimob Seram Diringkus, 1 Diduga Polisi

7 Penyerang Pos Brimob Seram Diringkus, 1 Diduga Polisi

- detikNews
Rabu, 18 Mei 2005 18:11 WIB
Ambon - Kinerja polisi memburu pelaku penyerangan pos Brimob di Seram Bagian Barat (SBB) terus bergerak maju. Polisi berhasil membekuk tujuh dari sembilan penyerang.Empat dari tujuh pelaku diidentifikasi berinisial D (warga Kebun Cengkih Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau), OP (warga Tanah Lapang Kecil Kecamatan Nusaniwe), FT (warga Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau), dan IP yang diduga anggota Kepolisian Daerah Maluku. Sementara tiga pelaku lainnya hingga berita ini naik, belum diketahui identitasnya.Sayangnya, Kabid Humas Polda Maluku Kompol Endro Prasetyo enggan memberikan komentarnya. Dia hanya membenarkan ada beberapa pelaku yang sudah diringkus pihaknya.Ditanya apakah benar sebagian penyerang pernah berurusan dengan polisi terkait kasus-kasus sebelumnya, Endro Prasetyo belum bisa memastikannya."Yang pasti dari hasil pemeriksaan sementara, sebagian pelaku merupakan pelaku yang sama pada kasus penyerangan di Villa Karaoke yang menewaskan dua warga sipil pada 15 Februari lalu dan kasus penembakan kapal cepat Lai-Lai rute Ambon-Leksula Kabupaten Buru," papar dia.Kadit Reskrim Polda Maluku Kompol Bambang Hermanu juga menolak membagi informasi. "Wah saya belum dapat memastikannya. Maaf nanti saja, saya masih rapat," ujarnya saat dikontak detikcom. Bambang hanya memastikan hingga kini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap para penyerang.Hingga berita ini diturunkan, 11 saksi sudah diperiksa Reskrim Polda Maluku.DiringkusInformasi yang didapat detikcom menyebutkan, salah seorang warga Kota Jawa Desa Rumah Tiga Kecamatan Baguala, sekitar pukul 11.00 WIT, Rabu (18/5/2005) juga diringkus. Hanya saja, identitas warga tersebut belum diketahui.Hal ini terungkap saat dua orang yang mengaku sebagai pihak keluarga mendatangi markas Polda Maluku untuk menanyakan keberadaan saudaranya yang dibekuk."Kami datang mau melihat saudara saya yang baru saja ditangkap polisi siang ini. Entah kenapa dia ditangkap," ujar seorang wanita kepada detikcom di pintu masuk Polda Maluku.Sementara, seorang tersangka pelaku yang bernama Dahlan alias Asep ditangkap berkat informasi dari salah seorang perempuan yang juga tetangga pelaku. Perempuan itu saat itu ditanyai oleh dua orang yang diduga pelaku, yang menanyakan keberadaan mantri untuk mengobati luka tembak yang diderita rekannya.Melihat gelagat mencurigakan, apalagi sudah tahu ada penyerangan di pos Brimob, perempuan itu segera menelepon polisi. Pada Senin (16/5) malam itulah Dahlan dan Asep dibekuk dalam keadaan lemas karena menderita luka tembak. (nrl/)


Berita Terkait