Tensi Darah Naik, Hamdani Amin Batal Diperiksa KPK

Tensi Darah Naik, Hamdani Amin Batal Diperiksa KPK

- detikNews
Rabu, 18 Mei 2005 16:50 WIB
Jakarta - Kondisi tubuh Kepala Biro Keuangan KPU Hamdani Amin 'ambruk', setelah diperiksa secara maraton oleh KPK. Tensi darahnya melonjak ke angka 189/120. Hamdani pun batal diperiksa KPK lagi.Setibanya di kantor KPK sekitar pukul 10.15 WIB, Hamdani mengeluhkan tensi darahnya naik. Dengan cekatan, kuasa hukumnya meminta penyidik agar tim dokter KPK memeriksa kondisi kliennya."Klien saya belum diperiksa KPK, baru isi identitas saja karena tensinya naik," kata pengacara Hamdani Amin, Abidin, di gedung KPK, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Rabu (18/5/2005) pukul 15.30 WIB.Walhasil, melihat kondisi tersangka kasus korupsi KPU ini, akhirnya tim penyidik KPK membatalkan pemeriksaan.Wajah Hamdani tampak lelah dan pucat saat bertolak ke Rutan Polda Metro Jaya. Dia menumpang Toyota Kijang warna silver B 2040 BQ.DepkeuDalam kesempatan terpisah, kuasa hukum Hamdani Amin, Osland Edward mengatakan, pejabat di lingkungan Dirjen Anggaran Departemen Keuangan (Depkeu) diduga menerima dana taktis KPU sebesar 78 ribu dolar. Dana diserahkan sejak September 2003."Uang dana taktis yang mengalir ke Depkeu mencapai 78 ribu dolar. Diserahkan secara 4 tahap sejak September 2003, selang dua bulan. Uang diberikan kepada seseorang di Dirjen Anggaran Depkeu," ungkap Osland di gedung KPK, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Rabu (18/5/2005).Namun demikian, Osland menolak menyebutkan nama si penerima dana tersebut."Tanya saja ke penyidik," elak dia. (aan/)


Berita Terkait