Washington: Itu Omong Kosong

Dituding Myanmar Terlibat Bom

Washington: Itu Omong Kosong

- detikNews
Rabu, 18 Mei 2005 15:46 WIB
Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat membantah keras tudingan junta militer Myanmar bahwa negara adikuasa itu berperan penting dalam pengeboman di Myanmar. Sebanyak 19 orang tewas dalam serangkaian ledakan bom yang terjadi di ibukota Yangon pada 7 Mei tersebut.Washington menegaskan, tuduhan tersebut "omong kosong". Demikian disampaikan seorang pejabat Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Bangkok, Thailand, seperti diberitakan Reuters, Rabu (18/5/2005).Pejabat-pejabat Myanmar mencetuskan bahwa orang-orang yang terlibat dalam serangan bom 7 Mei tersebut telah dilatih dan dibiayai oleh "organisasi terkenal dunia dari negara adikuasa tertentu". Sebuah pernyataan yang tampaknya mengacu ke Washington dan badan intelijen AS alias CIA."Anggapan itu omong kosong, tidak layak untuk ditanggapi," tegas pejabat Kedubes AS yang enggan disebutkan namanya. "Kami mengutuk semua kekerasan seperti ini. Itu tindakan pengecut dan tidak berperasaan," imbuhnya.Sebelumnya, pemerintah Thailand juga telah membantah tudingan Myanmar bahwa para pengebom mendapatkan pelatihan di wilayah Thailand. Menurut junta militer Myanmar, bahan peledak yang digunakan dalam pengeboman itu berasal dari Thailand. (ita/)


Berita Terkait