Kapitra Pengacara Elza Syarief Sambangi Bareskrim

Denita Matondang - detikNews
Jumat, 15 Sep 2017 13:36 WIB
Kapitra Ampera dan tim pengacara Elza Syarief di Bareskrim Polri, Jumat (15/9/2017) Foto: Denita Matondang/detikcom
Kapitra Ampera dan tim pengacara Elza Syarief di Bareskrim Polri, Jumat (15/9/2017) Foto: Denita Matondang/detikcom
Jakarta - Tim pengacara Elza Syarief meminta penjadwalan ulang pemeriksaan kliennya di Bareskrim Polri. Elza akan dimintai keterangan sebagai saksi atas laporan politikus NasDem Akbar Faizal.

"Elza dijadwalkan diperiksa hari Senin (18/9), tapi tim pengacara mendahului (datang) ke Bareskrim karena Elza tak bisa hadir hari Senin. Intinya, minta dijadwalkan ulang pemeriksaannya," ujar pengacara Elza, Kapitra Ampera, Jumat (15/9/2017).



Elza akan diperiksa untuk dimintai konfirmasi mengenai laporan Akbar. Akbar melaporkan Elza atas dugaan kesaksian palsu dan pencemaran nama baik.

"AF harus mulai belajar tentang sistem acara hukum pidana pengadilan. Karena apa? Karena UU KUHAP (menyatakan) yang boleh menyatakan saksi itu memberikan keterangan palsu menurut Pasal 174 KUHAP adalah majelis hakim," papar dia.

"Ketika majelis hakim tidak memerintahkan jaksa untuk melakukan proses bahwa terjadi keterangan palsu, maka keterangan itu sah sebagai alat bukti," sambungnya.

Elza dilaporkan Akbar karena tidak menanggapi surat somasi yang dikirim terkait penyebutan namanya oleh Elza dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Berita acara pemeriksaan (BAP) Elza Syarief soal nama-nama anggota DPR dibacakan dalam sidang dengan terdakwa Miryam pada Senin (21/8).

"Saya bacakan BAP Ibu Elza, bahwa yang menekan Miryam untuk mencabut BAP yaitu Setya Novanto, Akbar Faizal, Djamal Aziz, dan Chairuman Harahap, apakah itu benar Bu?" tanya anggota hakim Anshori kepada Elza dalam sidang. (fdn/dha)