370 Ribu Warga Rohingya Melarikan Diri ke Perbatasan

370 Ribu Warga Rohingya Melarikan Diri ke Perbatasan

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jumat, 15 Sep 2017 12:05 WIB
370 Ribu Warga Rohingya Melarikan Diri ke Perbatasan
Foto: Jumpa pers Amnesty International (Opik-detikcom)
Jakarta - Tim Amnesty International menemukan bukti baru tentang adanya aksi bumi hangus yang berskala besar terjadi di Rakhine, Myanmar. Mereka melansir, sedikitnya 370 ribu orang Rohingya melarikan diri ke perbatasan dalam waktu kurang 3 minggu.

Peneliti Amnesty Internasional yang berada Myanmar, Laura High lewat sambungan Skype saat konferensi pers di kantor Amnesty International Indonesia, Jalan Probolinggo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/9/2017), menyampaikan temuannya. Dia mengatakan, aksi pembakaran dan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok militer dan polisi Myanmar yang dibantu oleh penduduk Rakhine.

Laura juga mengatakan saksi mata yang ditemui di lapangan menyebutkan petugas militer melakukan patroli dan memasang ranjau di beberapa tempat.

"Salah seorang narasumber kami mereka melihat mereka membawa sesuatu seperti mangga yang berwarna hitam dan ketika kami cocokkan sesuai dengan karakter ranjau," ujar Laura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Direktur Amnesty International untuk Asia Tenggara dan Pasifik Josef Benedict menyebut terdapat sekitar 80 lokasi yang dibakar di wilayah Rakhine sejak 25 Agustus 2017.




Analisis yang dilakukan pihaknya terhadap data deteksi kebakaran, citra satelit, foto dan video dari lapangan, serta wawancara di lapangan menunjukkan bagimana pembakaran dilakukan dengan sistematis dan disengaja, serta menargetkan desa-desa warga Rohingya.

"Sudah waktunya masyarakat internasional terbangun dengan mimpi buruk yang dialami Rohingya. Bukti awal menunjukkan bahwa serangan ini dihitung dan dikoordinasikan secara terencana di beberapa kota," ucapnya.

(fiq/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads