Kasus Tawuran 'Gladiator', KPAI Siap Beri Pengawasan Langsung

Ibnu Hariyanto - detikNews
Jumat, 15 Sep 2017 08:41 WIB
Foto: Facebook Maria Agnes
Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sangat mengecam aksi yang menimpa Hilarius Christian Event Raharjo yang tewas akibat tawuran ala gladiator di Bogor. KPAI berencana akan mengunjungi sekolah dan keluarga Hilarius.

"KPAI punya rencana untuk ke Bogor. Kita akan meminta keterangan ke rumah keluarga korban kemudian kita juga minta keteranagn pihak sekolah dan kepolisian. Dan ini akan melakukan pengawasan langsung aja," kata Komisioner KPAI, Bidang Pendidikan, Retno Listyarti kepada detikcom, Kamis (14/9/2017) malam.




Retno juga akan melakukan pengawasan secara langsung ke Bogor. Retno merencanakan akan mengunjungi keluarga Hilarius pada Senin depan.

"Akan melakukan pengawasan langsung aja. Kita akan secepatnya melakukan pengawasan langsung, kami mungkin minggu depan pada Senin apa Selasa ini," ujar dia,

Retno berharap ke depannya peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Untuk itu diperlukan pengawasan bersama terhadap anak mulai dari pihak sekolah hingga orang tua.

"Harus ada pengawasan bersama ya bukan hanya sekolah, tapi orang tua karena ini juga penting dan masyarakat. Karena ini harusnya melibatkan orang tua, keluarga dan masyarakat," imbuhnya.



Sebelumnya diberitakan curhatan Maria Agnes viral di media sosial. Maria Agnes mengadukan ke Presiden Joko Widodo karena merasa ada ketidakadilan setelah pelaku yang menewaskan sang anak masih bebas.

Maria menyebut sang anak, Hilarius Christian Event Raharjo yang merupakan siswa kelas X salah satu SMA di Bogor tewas pada Januari 2016 silam. Dia menyebut Hilarius tewas setelah dipaksa untuk berkelahi dalam ajang 'gladiator' yang juga direkam oleh anak-anak lain.

"Hilarius diadu seperti binatang di arena sorai-sorai," ungkap Maria Agnes. (ibh/elz)