Kebakaran terjadi pada pukul 23.30 Wita, Kamis (14/9/2017). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, asap tebal yang keluar dari ruangan membuat panik pasien dan petugas perawatan di bagian Infeksi RS Wahidin, sehingga pasien bersama tempat tidurnya dievakuasi ke luar gedung yang menjadi pusat titik kumpul bilamana terjadi kebakaran.
Kabag Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Makassar, Mhoencu Hasanuddin kepada detikcom menyebutkan pihaknya menurunkan 7 armada mobil penyemprot untuk memadamkan api agar tidak menjalar ke ruangan lainnya.
"Kami tidak menerjunkan banyak armada, karena rumah sakit punya sistem proteksi sendiri yang dapat memadamkan secara otomatis. Sayangnya pada saat kejadian sistem proteksi gedung rumah sakit Wahidin tidak pada kondisi otomatis sehingga pemadaman dilakukan secara manual," ujar Mhoencu.
Setelah api di ruang infeksi dapat dipadamkan, pasien-pasien yang dirawat di dekat lokasi kejadian dikembalikan ke ruang perawatannya masing-masing. Penyebab pasti kebakaran masih diselidiki tim Labfor Polri yang berkantor di Makassar. (mna/ibh)











































