DetikNews
Kamis 14 September 2017, 23:50 WIB

Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain Resmi Ditahan KPK

Agung Pambudhy - detikNews
Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain Resmi Ditahan KPK Foto: Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain. (Agung Pambudhy/detikcom).
Jakarta - Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain resmi ditahan KPK terkait kasus dugaan suap. OK Orya ditahan setelah menjalani pemeriksaan setelah tertangkap dalam OTT (operasi tangkap tangan) KPK.

Pantauan di Gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (14/9/2017) tengah malam, OK Arya keluar dengan menggunakan rompi oranye. Dia tampak dipeluk oleh pihak keluarga yang menunggunya di lobi Gedung KPK.

Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen Resmi Ditahan KPKFoto: Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen. (Agung Pambudhy/detikcom).

Selain OK Arya, KPK juga menahan dua tersangka lainnya. Yakni Kepala Dinas PUPR Pemkab Batubara Helman Herdady. Dia tampak keluar memakai rompi oranye dan duduk di kursi roda. Helman pun tampak membawa tongkat.

Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen Resmi Ditahan KPKFoto: Kepala Dinas PUPR Batubara, Helman Herdady. (Agung Pambudhy/detikcom).

KPK juga turut menahan Sujendi Tarsono alias Ayen. Ayen merupakan pemilik dealer mobil yang berperan sebagai pengepul uang suap.

Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen Resmi Ditahan KPKFoto: Sujendi Tarsono alias Ayen. (Agung Pambudhy/detikcom)

KPK menahan OK Arya karena diduga menerima suap sebesar Rp 4,4 miliar terkait pengerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara tahun 2017. Uang tersebut merupakan pemberian fee terkait tiga proyek.

Proyek tersebut yakni pembangunan Jembatan Sentang senilai Rp 32 miliar yang dimenangkan oleh PT GMU dan proyek pembangunan Jembatan Sei Magung senilain Rp 12 miliar yang dimenangkan PT T. Sementara Rp 400 juta sisanya merupakan fee yang diperoleh OK Arya dari Syaiful terkait dengan proyek betonisasi jalan Kecamatan Talawi senilai Rp 3,2 miliar.

Dari OTT ini, KPK menyita uang Rp 396 juta yang merupakan bagian dari commitment fee sebesar Rp 4,4 miliar. Total ada 5 tersangka yang ditetapkan.


OK Arya sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, Kadis PUPR Pemkab Batubara Helman Herdady juga menjadi salah satu tersangka lainnya.

"KPK menetapkan 5 orang tersangka yaitu sebagai penerima OK (OK Arya Zulkarnain), STR (Sujendi Tarsono alias Ayen) swasta, dan HH (Helman Herdady) Kepala Dinas PUPR Pemkab Batubara. Sebagai pemberi yaitu MAS (Maringan Situmorang) kontraktor dan SAZ (Syaiful Azhar) kontraktor," ucap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Kamis (14/9).
(pam/elz)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed