Menlu Iran Lakukan Kunjungan Historis ke Irak
Rabu, 18 Mei 2005 13:15 WIB
Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Kamal Kharrazi melakukan kunjungan historis ke Baghdad, Irak. Petinggi Republik Islam itu berjanji akan mengamankan perbatasan negaranya untuk mencegah para militan masuk ke Irak.Lawatan Kharrazi ini merupakan kunjungan level tertinggi oleh pejabat negeri tetangga Irak itu, sejak Saddam Hussein digulingkan dua tahun silam. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Rabu (18/5/2005).Dalam kunjungan ini, Kharrazi mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Irak Ibrahim al-Jaafari, Presiden Jalal Talabani dan Menlu Hoshyar Zebari.Dalam pertemuan itu, Kharrazi berjanji akan melakukan segala upaya untuk memperbaiki kondisi keamanan. "Kami yakin pengamanan perbatasan antara kedua negara berarti keamanan bagi Republik Islam Iran," tandas Kharrazi.Diakui pejabat tinggi Iran itu, para militan telah menyusup ke Irak dari Iran. Namun hal itu tidak disetujui pemerintah Teheran. Ini sebagai bantahan atas tuduhan pemerintah AS bahwa Iran mendukung gerakan perlawanan yang terus terjadi di Irak."Situasi akan jauh lebih buruk jika Teheran benar-benar mendukung perlawanan itu seperti yang dituduhkan AS," cetus Kharrazi.
(ita/)











































