DetikNews
Kamis 14 September 2017, 14:20 WIB

Soal Serapan Anggaran, Djarot: Orientasi Kami Kinerja Bukan Prosedur

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Soal Serapan Anggaran, Djarot: Orientasi Kami Kinerja Bukan Prosedur Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sebulan lagi akan mengakhiri jabatannya. Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam pemerintahannya adalah rendahnya penyerapan anggaran.

Djarot mengakui penyerapan anggaran di DKI rendah. Tapi dia menegaskan rendahnya penyerapan anggaran tidak mempengaruhi kinerja di eksekutif.

"Orientasi kami pada hasil kinerja, bukan sekadar prosedur. Kalau hasilnya nggak ada dan nggak bisa dinikmati, buat apa. Makanya saya sepakat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) bukan tujuan," ujar Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (14/9/2017).



Djarot menegaskan tujuan utama pemerintahannya adalah mewujudkan tata kelola anggaran yang sehat. Dia mengatakan selalu berhati-hari dalam menganggarkan sesuatu dalam program dan kebijakannya.

"Tujuan kami adalah bagaimana pengelolaan keuangan di DKI itu efisien dan tidak dikorupsi. Kalau memang anggaran itu tidak tepat dan mengada-ada, mau ngapain? Yang penting hasilnya nyata," jelasnya.

Djarot menyebut lima tahun kepemimpinan Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama, hingga dirinya sudah menghasilkan infrastruktur yang dapat dibanggakan. Pihaknya mengatakan program-program tersebut telah dapat dinikmati masyarakat luas.

"Selama masa kepemimpinan lima tahun, kita merasakan ada perubahan besar banyaknya program pembangunan. Itu bisa disentuh dan dinikmati masyarakat," terangnya.

[Gambas:Video 20detik]

Sebelumnya, hampir Rp 8 triliun uang APBD DKI Jakarta tahun 2016 tidak terserap. Djarot menjelaskan realisasi APBD 2016 ditekankan untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat dan memenuhi kebutuhan sarana-prasarana publik. Tapi itu tetap memperhatikan kaidah tata kelola keuangan.

"Kebijakan belanja daerah pada tahun 2016 tetap ditekankan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat dan memenuhi kebutuhan dasar sarana dan prasarana pelayanan. Dengan tetap memperhatikan kaidah tata kelola keuangan yang prudent, efisien, efektif, dan akuntabel," kata Djarot, Rabu (19/7).
(fdu/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed