DetikNews
Kamis 14 September 2017, 13:42 WIB

Strategi Setjen MPR Tingkatkan Reformasi Birokrasi

Mega Putra Ratya - detikNews
Strategi Setjen MPR Tingkatkan Reformasi Birokrasi Foto: Dok MPR
Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan dan RB) dan Setjen MPR menggelar pertemuan membahas peningkatan kualitas reformasi dan birokrasi di Setjen MPR. Setjen MPR berjanji akan meningkatkan reformasi dan birokrasi.

"Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun," ujar Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono dalam keterangan tertulis, Kamis (14/9/2017).

Pertemuan digelar di Ruang GBHN, Gedung Nusantara V, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Rabu (13/9). Hadir dalam pertemuan itu Wasekjen MPR Selfi Zaini, Kabiro Persidangan Tugiyana, Kabiro Administarsi dan Pengawasan Suryani, dan Kabiro Humas Siti Fauziah.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Deputi Kemenpan dan RB Natalina Sipayung secara simbolik menyerahkan Surat Penugasan Tim Evaluator Reformasi Birokrasi kepada Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono.

Kemenpan dan RB, lanjut Ma'ruf, memberikan masukan dan arahan terkait dengan area-area yang memerlukan penguatan dan pengayaan. Sehingga reformasi birokrasi bisa berjalan sesuai harapan untuk mewujudkan pelayanan publik yang baik.

"Juga untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN. Juga untuk meningkatkan kapasitas organisasi terkait akuntabilitas kinerja. Itu yang kita harapkan," tegasnya.

Ma'ruf berharap hasil reformasi birokrasi bisa berjalan lebih baik. Untuk itu Setjen MPR melakukan upaya-upaya terobosan dalam area-area reformasi birokrasi.

"Hasil evaluasi yang lalu datanya belum maksimal sehingga evaluasi saat ini akan kita lakukan secara maksimal," jelasnya.

Sementara itu Kabiro Humas MPR Siti Fauziah mengatakan pertemuan itu terkait dengan evaluasi Setjen MPR yang mendapat nilai belum membangakan. Meski demikian nilai yang belum membanggakan itu merupakan cambuk buat Setjen MPR.

"Dengan demikian kita tersadar,"katanya.

Setjen MPR, lanjut Siti, sudah melakukan semua kinerja reformasi birokrasi. Namun kinerja itu diakui ada yang tidak terinformasikan dan terpublikasikan.

Untuk itu dengan adanya penilaian itu membuat Setjen MPR menginstruksikan pada seluruh jajarannya untuk melakuan reformasi birokrasi yang sebenarnya sudah dilakukan.

"Kita selanjutnya akan terus meningkatkan kinerja reformasi dan birokrasi agar nilainya bisa dibanggakan," ungkapnya.

Untuk itu seluruh jajaran Setjen MPR akan mendokumentasikan semua kegiatan. Ke depan, semuaa kegiatan akan terpublikasi dengan baik.

Siti mengakui masih banyak yang perlu diperbaiki. Upaya itu ditempuh misalnya dengan membuat road map. Dirinya mengharap penilaian tidak hanya pada aparat Eselon II namun juga pada Eselon III, Eselon IV, dan seluruh seluruh pegawai.

"Seluruh jajaran melakukan inovasi," paparnya.

Siti menjelaskan dalam reformasi birokrasi ada delapan kelompok kerja. Dulu, Setjen MPR melakukan survei yang tak terdokumentasikan, dan saat ini sudah melakukan survei yang terdokumentasikan.

"Kinerja dari reformasi birokrasi yang telah dilakukan seperti sudah dibukanya PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Data). PPID kan merupakan layanan masyarakat. Kita juga melakukan peningkatan sumber daya manusia dan itu semua sudah berjalan," pungkasnya.
(ega/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed