DetikNews
Kamis 14 September 2017, 13:18 WIB

Warga Lapor Fadli Zon, Djarot Cek Status Tanah Kampung Bayam

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Warga Lapor Fadli Zon, Djarot Cek Status Tanah Kampung Bayam Djarot Saiful Hidayat (Fida/detikcom)
Jakarta - Warga Kampung Bayam, Tanjung Priok, Jakarta Utara mengeluhkan ancaman penggusuran kepada Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan segera mengecek status tanah warga Kampung Bayam untuk mencari solusi dari masalah warga.

"Nanti kita lihat bagaimana status lahannya, peruntukannya untuk apa, gitu kan. Baru nanti bisa kita cari solusinya seperti apa," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (14/9/2017).

Djarot menegaskan Pemprov tidak akan menggusur warga yang memiliki sertifikat sah. Namun Pemprov dipastikan Djarot akan tetap menegakkan aturan bila menemukan pelanggaran.

Baca juga: Takut Digusur, Warga Kampung Bayam Jakut Titip Pesan ke Fadli Zon

"Yang jelas sekali lagi, kami tidak pernah menggusur orang kalau itu benar. Tapi kami akan memindahkan, merelokasi warga supaya mereka mendapatkan tempat yang bisa dipertanggungjawabkan," tuturnya.

Djarot mengapresiasi saran dari Fadli Zon kepada dirinya. Tapi dia menegaskan penegakan aturan akan tetap dilakukan terhadap warga yang melanggar.

"Terima kasih sarannya Pak Fadli Zon ya. Tapi kami pemerintah itu harus menegakkan peraturan. Kami tidak mungkin membela atau mereka-mereka yang melanggar. Kita harus menciptakan ketertiban di sini," terangnya.

Sebelumnya Fadli Zon bersama anggota Komisi III DPR dari F-PKS Nasir Djamil dan anggota Komisi VII DPR dari F-Gerindra Aryo Hashim Djojohadikusumo serta Neno Warisman mengunjungi warga Kampung Bayam. Fadli Zon menerima aduan warga mengenai ancaman penggusuran di Jl Kampung Kebun Bayam.

Setelah menerima aspirasi warga, Fadli Zon meminta Djarot tak mengambil tindakan penggusuran. Dia juga meminta kejelasan nasib warga Kampung Bayam kepada Pemprov DKI.

"Namun harus diketahui, ini gubernur sekarang ini kan masa waktunya ini kan tinggal menghitung hari. Sebaiknya tidak mengambil tindakan drastis, jadi serahkanlah kepada gubernur dan wakil gubernur yang akan datang dan biarkan mereka yang menata karena gubernur biasanya di dalam periode transisi seperti ini jangan mengambil langkah-langkah drastis," katanya.
(fdu/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed