Mahasiswa Makassar Sweeping dan Demo Boikot Produk AS
Rabu, 18 Mei 2005 12:08 WIB
Makassar - Permintaan maaf pihak Majalah Newsweek karena keliru memberitakan pelecehan kitab suci Al Quran yang dilakukan tentara AS di penjara Guantanamo tampaknya belum bisa menghentikan aksi protes mahasiswa Makassar.Setelah 2 hari berturut-turut melakukan aksi demo menentang arogansi AS, hari ini, Rabu (18/5/2005), ratusan mahasiswa dari IAIN Alauddin Makassar kembali melakukan sweeping dan menolak produk AS. Aksi sweeping dilakukan dengan mendatangi Hotel Sahid Makassar yang terletak tak jauh dari gerai makanan cepat saji McDonald's, Mal Ratu Indah, Jalan Samratulangi, Makassar, Sulawesi Selatan.Sekitar 300 mahasiswa ini sebelumnya konvoi dari kampusnya dengan mengendarai sepeda motor, ditambah sejumlah mobil pick up. Sampai di depan Hotel Sahid, mereka dicegat puluhan aparat kepolisian yang berjaga-jaga di depan pintu gerbang Hotel Sahid.Mahasiswa juga membawa patung simbol Presiden AS George W Bush. Para mahasiswa kemudian menyampaikan tuntutannya, yakni memprotes pelecehan terhadap umat Islam, dan menentang pendudukan Israel terhadap Masjid Al Aqsa. Setelah melakukan berbagai orasi, massa membakar patung Bush yang mereka bawa. Demonstran juga membakar ban persis di depan pintu halaman Hotel Sahid. Gagal melakukan sweeping di Hotel Sahid, mahasiswa bergeser ke Mal Ratu Indah. Di pusat perbelanjaan tersebut, mahasiswa kembali dihadang oleh puluhan aparat kepolisian di pintu halaman. Mahasiswa kemudian melakukan orasi ajakan memboikot produk AS, termasuk McDonald's yang ada di mal tersebut.Sekitar 15 menit berorasi, Manajer Mal Ratu Indah, Richard mendatangi mahasiswa dan berjanji mendukung perjuangan moral mahasiswa. Mahasiswa balik meminta agar janji tersebut dikonkretkan dengan tidak menjual produk-produk AS. "Besok kita akan cek lagi, apakah masih jual produk AS atau tidak," seru mahasiswa.Anehnya, para mahasiswa yang demo tidak sadar jika yang mereka pakai banyak produk AS. Seperti saat demo mereka memakai jeans, habis demo minum coca-cola, dan banyak dari mereka yang memakai sepatu produk asing.
(jon/)











































