"(OK Otrip) itu bisa terlaksana kalau seumpama moda transportasi baik kecil, sedang, besar maupun busway itu sudah terintegrasi. Itu bisa dilakukan dan itu sangat-sangat bisa dilakukan," kata Kepala Dishub Andri Yansyah di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017).
Andri mengatakan telah berkoordinasi dengan tim sinkronisasi terkait OK Otrip tersebut. Dia yakin program Rp 5.000 sekali jalan tersebut dapat dilaksanakan pada 2018.
"Kalau operasi OK Otrip itu setelah kita sinkronkan dengan tim sinkronisasi untuk Dinas Perhubungan hampir 95 persen itu sudah sama. Ya tinggal dilaksanakan OK Otrip yang Rp 5.000," tuturnya.
Meski demikian, Andri mengatakan OK Otrip tidak bisa dilaksanakan secara sempurna. Hanya sebagian trayek yang nantinya akan bisa dijalankan pada 2018.
"(Trayek) nanti sama-sama kita tentukan dengan Organda. Kan ini sedang dalam pembahasan dengan Organda, operator, TransJakarta. Baru nanti trayek mana saja. Tapi kalau seumpama semuanya terintegrasi, itu sangat-sangat bisa," paparnya. (fdu/dnu)











































