DetikNews
Rabu 13 September 2017, 19:02 WIB

Jokowi Unggul di Survei CSIS, PD Ingatkan soal Kinerja

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Jokowi Unggul di Survei CSIS, PD Ingatkan soal Kinerja Waketum PD Syarief Hasan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - CSIS merilis survei elektabilitas tokoh untuk Pilpres 2019. Dalam survei tersebut, Jokowi mendapat nilai 50,9 persen. Partai Demokrat menyebut biasanya calon petahana yang mendapat angka di bawah 60 persen sulit terpilih kembali.

"Waktu SBY itu, kalau SBY itu elektabilitasnya sampai 60 persen, ya kan? Pada dasarnya, kalau 60 persen kemungkinan bisa terpilih lagi, tetapi kalau di bawah 60 persen, agak rendah," kata Waketum PD Syarief Hasan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Menurut Syarief, seorang calon petahana wajar mengalami peningkatan elektabilitas. Namun itu juga tergantung beberapa faktor.

"Pada saat kinerja bagus, tentu dia akan naik. Tapi ingat, kalau kinerjanya, responsnya, kurang bagus, (elektabilitas) dia akan turun lagi," tutur Syarief.

Dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (12/9), elektabilitas Jokowi pada 2017 sebesar 50,9 persen dalam survei. Elektabilitas Jokowi terus mengalami kenaikan cukup signifikan dari 2015 sebesar 36,1 persen, dan pada 2016 sebesar 41,9 persen.

Sementara itu, elektabilitas Prabowo pada 2017 sebesar 25,8 persen. Elektabilitas Prabowo mengalami stagnasi suara dari 2015 sebesar 28 persen, dan pada 2016 sebesar 24,3 persen.

Survei CSIS untuk tahun 2017 dilakukan pada 23-30 Agustus dengan 1.000 responden secara acak (probability sampling) dari 34 provinsi di Indonesia. Responden adalah masyarakat Indonesia yang sudah memiliki hak pilih. Margin of error dari survei ini sebesar 3,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
(gbr/bag)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed