DetikNews
Rabu 13 September 2017, 18:25 WIB

Penyesalan Orang-orang Indonesia yang Pernah Ikut ISIS

Danu Damarjati - detikNews
Penyesalan Orang-orang Indonesia yang Pernah Ikut ISIS Para eks ISIS dari Indonesia (Dok PMD/BNPT)
Jakarta - Sebanyak 18 warga negara Indonesia mantan anggota ISIS telah pulang ke Tanah Air. Mereka mengungkapkan penyesalannya karena telah mau ikut ISIS.

Penyesalan itu mereka ungkapkan di depan mata kamera Pusat Media Damai (PMD) Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Videonya diunggah pada 11 September, diakses detikcom, Rabu (13/9/2017).

Ada delapan orang yang diwawancarai di Erbil, terdiri dari tiga laki-laki dan lima perempuan. Mereka bernama Heru, Nurshadrina, Djoko, Fauzakatri, Naila, Raihan, Difansa, dan Lasmiati. Mereka dievakuasi dari Suriah.

Gambar awal memperlihatkan suasana penjemputan para WNI eks ISIS di Bandara Internasional Erbil. Ada bendera Kurdistan yang berkibar. Terlihat kilang minyak dilalap api. Kemudian suasana berganti dengan pemandangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Para eks ISIS sesenggukan dan penuh emosi mengungkapkan apa yang mereka lihat, rasakan, dan sesali.

"Oh luar biasa, Mbak, penyesalannya. Tapi kita tidak bisa mengembalikan waktu ya. Kalau bisa dikembalikan waktu," kata Difansa, salah satu perempuan eks ISIS di video ini.

Penyesalan Orang-orang Indonesia yang Pernah Ikut ISISPara eks ISIS dari Indonesia (Dok PMD/BNPT)
Bagi dia, ISIS adalah tempat segala kebusukan. Nyawa manusia sangat murah di mata ISIS. Heru menyatakan hal yang sama. Keadaan di lingkungan milisi bersenjata itu membuatnya tertekan. Kekerasan sangat gampang terjadi. Suatu saat dia menyaksikan rekrutannya dikasari oleh guru ISIS dan dia hanya bisa diam karena takut, tanpa bisa membela temannya yang dikasari itu. Dia menyesal telah ikut ISIS.

"Pertama-tama ya menyesali keputusan saya itu," kata Heru.
Penyesalan Orang-orang Indonesia yang Pernah Ikut ISISPara eks ISIS dari Indonesia (Dok PMD/BNPT)

Djoko, pria berkaus abu-abu dan putih, sangat kesal atas janji sekolah gratis dari ISIS bagi anak-anaknya. Nyatanya, yang ada cuma desakan dari kombatan ISIS untuk mengawinkan anak gadis Djoko.

Raihan, seorang pemuda, menjadi saksi kedustaan kelompok biadab itu. Kedamaian hanyalah angan-angan bila orang sudah sampai di tanah ISIS. "ISIS itu pembohong," ucapnya.

Lasmiati menyatakan ISIS cuma menebar janji palsu ke calon rekrutan. Dia adalah salah satu orang yang tertipu oleh janji palsu ISIS. "Saya menyesal," katanya dengan jelas.

Penyesalan Orang-orang Indonesia yang Pernah Ikut ISISPara eks ISIS dari Indonesia (Dok PMD/BNPT)


Kini dia bersyukur karena telah diberi kesempatan oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk kembali ke Tanah Air. "Insyaallah saya ingin segera bertemu anak, suami saya, dan keluarga-keluarga saya. Insyaallah," kata Lasmiati.

Heru juga sama. Dia sudah berniat memeluk anak dan istrinya seketika bertemu di Indonesia. "Insyaallah bisa mengucapkan permintaan maaflah," kata dia, yang matanya berkaca-kaca.

Penyesalan Orang-orang Indonesia yang Pernah Ikut ISISPara eks ISIS dari Indonesia (Dok PMD/BNPT)
Pada 12 Agustus 2017, mereka mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Pada bagian akhir video, mereka terlihat berangkulan dengan keluarga masing-masing. Air mata haru menetes.
(dnu/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed