DetikNews
Rabu 13 September 2017, 08:31 WIB

Pria Tampar Perempuan di Tol, Polisi: Jangan Main Hakim Sendiri!

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Pria Tampar Perempuan di Tol, Polisi: Jangan Main Hakim Sendiri! Pengendara laki-laki menampar perempuan/Foto: Screenshot Video
Jakarta - Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan pria menampar seorang perempuan di Jalan Tol Jakarta-Tangerang. Polisi menegaskan pengendara tidak boleh main hakim sendiri di jalanan.

"Nggak boleh kita main hakim sendiri, tempeleng, dan sebagainya, intinya itu lah," kata Kasubdit Gakkum Dirlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto saat dihubungi detikcom, Selasa (12/9) malam.

Budiyanto mengatakan setiap pengendara kendaraan bermotor diharuskan tertib serta mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, jika ada masalah yang mengakibatkan kerugian atau luka, kewenangan penyelesaian oleh pihak polisi.

"Ya gini prinsip pada saat mengemudikan kendaraan bermotor itu kan pertama harus tertib ya, kemudian mematuhi peraturan undang-undang yang berlaku gitu. Kalau ada masalah-masalah berkaitan dengan kecepatan dan sebagainya, yang mengakibatkan kerugian materi, luka dan sebagainya ya itu diselesaikan oleh kepolisian," jelasnya.

Dia juga menyarankan pihak yang merasa dirugikan untuk menempuh jalur hukum. Menurutnya, semua warga negara prinsipnya sama di muka umum.

"Kalau ada yang merasa dirugikan, silahkan menempuh upaya hukum, ya bisa melapor. Prinsip orang gini ya, prinsip warga negara sama di muka umum ya. Kalau ada permasalahan hukum diselesaikan secara hukum dong, tidak boleh main hakim sendiri, intinya gitu saja," ucapnya.

Selain harus tertib, pengguna jalan juga diharuskan wajar dalam berkendara. Dalam artian, pengendara harus berkonsentrasi dalam berkendara.

"Kepada masyarakat pengguna jalan, pertama harus berlaku tertib. Kemudian patuhi aturan yang berlaku. Masalah kecepatan, masalah perintah larangan, termasuk tata cara berlalu lintas yang baik, gitu ya. Ya setiap warga yang mungkin merasa dirugikan bisa melakukan upaya hukum," ungkapnya.

"Kemudian mengemudikan kendaraan bermotor dalam keadaan wajar, keadaan wajar di sini kan penuh konsentrasi kalau nggak konsentrasi, nggak boleh lah melakukan kegiatan lain yang mungkin bisa mempengaruhi konsentrasi, seperti menggunakan hp, capek, lelah, sakit, terpengaruh alkohol dan sebagainya," imbuhnya.

Sebelumnya video berdurasi 1 menit yang menjadi viral tersebut diunggah akun @infia_fact pada Selasa(12/9). Peristiwa tersebut terjadi karena saling salip di Jalan Tol Jakarta-Tangerang KM 9 pada Senin (11/9) lalu.


(cim/nkn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed