DetikNews
Rabu 13 September 2017, 06:00 WIB

Misteri Pembunuhan Pasutri yang Tewas Terbungkus Bedcover

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Misteri Pembunuhan Pasutri yang Tewas Terbungkus Bedcover Pasutri Husni-Zakiah/Foto: Istimewa
Jakarta - Pembunuhan pasutri Husni Zarkasih (58) dan istrinya, Zakiah Husni (53) yang ditemukan tewas terbungkus bedcover di Sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah, masih menjadi misteri. Belum diketahui siapa pelaku maupun motif pembunuhan pasutri itu.

Husni dan Zakiah diketahui tinggal di Jalan Pengairan Nomor 21, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Yang jadi pertanyaan, mengapa mereka dibawa dan dibuang di Purbalingga?

Kasus ini bermula setelah Husni melaksanakan salat magrib di Musholla Al Ma'ruf yang lokasinya tidak jauh dari rumah. Setelah melaksanakan salat magrib, sekitar waktu salat isya, seorang penghuni kamar kos di rumah Husni-Zakiah, Vika mendengar suara teriakan dan besi terjatuh.

"Saya denger bapaknya teriak aja, 'Aaa...' gitu. Kayak kesakitan gitu sih. Ada suara kayak besi jatuh gitu. Abis itu sudah deh, saya diam saja di kamar. Saya kunci pintu, saya matiin lampu, terus saya dengar pintu kebuka, mobil bunyi, terus pintu pagar kebuka," cerita Vika saat ditemui detikcom, Senin (11/9) lalu.



Kamera CCTV yang ada di sekitar rumah korban juga merekam momen saat mobil keluar dari garasi rumah pengusaha garmen tersebut pada pukul 19.45 WIB. Keduanya diduga dirampok dan dibunuh di rumahnya pada Minggu (10/9) lalu.

Mereka juga dibungkus bedcover dan kehabisan napas saat dibawa pergi ke Purbalingga yang jaraknya sejauh 360 km dari rumahnya.

Tragisnya Husni ditemukan masih menggunakan sarung serta peci, sedangkan istrinya Zakiah menggunakan mukena berwarna ungu. Pakaian itu yang dipakai mereka pada saat menunaikan salat magrib di musala.

Polisi menduga mereka dilempar dari atas jembatan ke sungai. Kedua jenazah mengalami luka di bagian kepala dan wajah.

"Ya mereka suami-istri, ada luka di kepala, wajah dan posisi dalam kondisi terikat tangan dan kaki serta terbungkus bedcover. Keduanya pada posisi bersebelahan. Dan ada bercak darah di atas jembatan, dimungkinkan (mayat) dilempar dari atas jembatan," jelas Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Tarjono Sapto Nugorho kepada wartawan di RSUD Margono Soekardjo, Purwokerto, Senin (11/9) lalu.

Tak hanya itu, pelaku juga mengambil barang berharga berupa emas, brankas, hingga sertifikat tanah yang ada di rumah pasutri tersebut. Kondisi kamar juga acak-acakan dan penuh bercak darah.

Selain emas, pelaku juga membawa mobil Sedan Altis milik korban. Hingga kini, pelaku masih dalam pencarian. Diduga pelaku tidak hanya satu orang dan kenal dengan korban.

"Iya ada informasi dari yang ke TKP di rumah korban ada kerugian beberapa duit, perhiasan dan satu unit kendaraan. Pelaku lebih dari satu. Besar kemungkinan kenal dengan korban," kata Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Tarjono Sapto Nugroho kepada wartawan, Senin (11/9) malam.
(cim/nkn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed