DetikNews
Rabu 13 September 2017, 03:01 WIB

Laporan Dari Madinah

Senyum Jemaah saat Diimbau 'Jangan Curi-curi Waktu untuk Belanja'

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Senyum Jemaah saat Diimbau Jangan Curi-curi Waktu untuk Belanja Foto: Triono Wahyu Sudibyo/detikcom
Madinah - Jemaah dari Mekah mulai digeser secara bergelombang ke Madinah. Mereka berada di Madinah selama 8-9 hari untuk beribadah arbain (salat 5 waktu sebanyak 40 kali tanpa putus). Jangan curi-curi waktu untuk belanja ya.

Rombongan pertama yang tiba di Madinah adalah jemaah kelompok terbang (kloter) 44 Embarkasi Surabaya (SUB 44), Selasa (12/9/2017). Mereka menempati Hotel Elaf Al Burkan, sektor 5 Madinah. Hotel ini berjarak tak lebih dari 600 meter dari Masjid Nabawi, sentrum aktivitas di Madinah.

Rombongan jemaah disambut Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar Ali, Direktur Bina Haji Khoirizi HD, dan lain-lain. Sebelum masuk kamar, jemaah mendapat pesan dari Nizar dan Khorizi.

Nizar meminta jemaah tak memaksakan diri beribadah arbain jika memang kondisi tubuh tak memungkinkan. Pasca puncak haji, fisik jemaah terkuras. Cuaca di Madinah ekstrem, Jika dipaksakan beraktivitas di luar ruangan, jemaah bisa drop.

Sementara Khorizi menjelaskan soal makanan. Tiap jemaah akan mendapatkan makanan 2 kali tiap hari. Makan siang dan malam. "Makan siang jangan dikonsumsi malam. Ada masa kedaluwarsanya," katanya.

"Di sini, bapak-bapak, ibu-ibu, beribadah arbain. Koper gede. Jangan curi-curi untuk belanja. Nanti merepotkan saat pulang," sambungnya.

Jemaah tersenyum mendengar pesan itu. Madinah termasuk surga belanja dan pusat kurma. Pada masa gelombang pertama antara akhir Juli hingga pertengahan Agustus, banyak jemaah yang memanfaatkan waktu berbelanja oleh-oleh di sela-sela ibadah.

Nah, untuk jemaah gelombang dua ini, hampir semua sudah berbelanja oleh-oleh di Mekah dan sekitarnya. Terlihat dari barang bawaan mereka. Selain koper besar, mereka membawa beberapa tas.


 Senyum Jemaah saat Dimbau 'Jangan Curi-curi Waktu untuk Belanja' Senyum Jemaah saat Dimbau 'Jangan Curi-curi Waktu untuk Belanja' Foto: Triono Wahyu Sudibyo/detikcom

Setelah beribadah arbain dan berziarah, jemaah gelombang dua akan mulai diterbangkan ke Tanah Air via Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah pada Kamis, 21 September. Fase ini berlangsung hingga Jumat, 6 Oktober.

Bagasi maksimal tiap jemaah berbobot 32 kilogram. Tas kabin maksimal 7 kilogram. Lebih dari itu dikhawatirkan akan mengganggu proses kepulangan karena koper dan tas bakal dibongkar petugas dan memperlambat proses di bandara.
(try/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed