DetikNews
Selasa 12 September 2017, 20:57 WIB

Laporan Dari Madinah

Kesabaran Nanik Dampingi Kakak yang Tunanetra Selama di Tanah Suci

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Kesabaran Nanik Dampingi Kakak yang Tunanetra Selama di Tanah Suci Nanik di belakang kakaknya, Siti Chalimah (berkursi roda). (Triono Wahyu Sudibyo/detikcom)
Madinah - Di antara jemaah kelompok terbang (kloter) 44 Embarkasi Surabaya (SUB 44) yang tiba di Madinah hari ini, Selasa (12/9), ada Nanik Yuliati (46) dan kakaknya, Siti Chalimah (65), yang tunanetra. Nanik terlihat sabar mendorong kursi roda kakaknya. Begitulah yang ia lakukan dalam prosesi haji.

"Alhamdulillah, lancar," kata Nanik di Hotel Elaf Al Burkan, Sektor 5, Madinah, Selasa (12/9/2017).

Yang dimaksud lancar oleh Nanik adalah prosesi ibadah haji akhir Agustus hingga awal September 2017. Ia dan kakaknya telah menuntaskan tahapan haji. "Untuk kakak, sebagian tahapan seperti di Mina di-badal-kan (diwakilkan)," kata Nanik.

Nanik dan rombongan tiba di hotel pada pukul 13.05 waktu Arab Saudi. Mereka adalah rombongan pertama dari Mekah yang tiba di Madinah. Rombongan disambut Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar Ali, Direktur Bina Haji Khoirizi HD, dan lain-lain. Setelah rombongan Nanik, jemaah lain menyusul tiba di hotel.

Siti sakit di bagian mata sejak 30 tahun lalu. Dia tidak lagi bisa melihat. Namun kekurangan itu tak menyurutkan semangatnya berhaji. Mendaftar pada 2010, mereka berangkat haji tahun ini.

Selama di Madinah, Nanik akan mendampingi kakaknya beribadah arbain, salat 5 waktu tanpa putus sebanyak 40 kali di Masjid Nabawi. Ia akan bergantian dengan saudaranya mendorong kursi roda kakaknya.

"Insyaallah kuat, nanti gantian, kok," aku perempuan asal Batu, Jawa Timur, ini. Selain dengan kakak, Nanik berangkat bersama dua saudaranya.

"Suami (saya) sudah tidak ada (meninggal)," sambung Nanik dengan ekspresi berubah jadi sedih.

Hari ini, jemaah 16 kloter dari Mekah dijadwalkan masuk Madinah. Mereka menempati hotel-hotel sekitar Masjid Nabawi. Pada gelombang pertama, ada jemaah yang menempati hotel dalam radius 1,2 kilometer, sedangkan kali ini jemaah paling jauh berada dalam radius 600 meter.

Jemaah akan berada di Madinah selama 8-9 hari. Selanjutnya mereka diterbangkan ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah.
(try/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed