DetikNews
Selasa 12 September 2017, 15:17 WIB

KPK Bicara Di DPR

Ketua KPK Minta Maaf soal Obstruction of Justice pada Pansus Angket

Andhika Prasetia - detikNews
Ketua KPK Minta Maaf soal Obstruction of Justice pada Pansus Angket Ketua KPK Agus Rahardjo (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Ketua KPK Agus Rahardjo meminta maaf apabila pernyataannya yang menyinggung soal pertimbangan penerapan obstruction of justice menyinggung anggota DPR. Agus menyebut maksud pernyataannya itu bukanlah ancaman.

"Saya minta maaf jika perkataan saya menyinggung teman-teman di Pansus," kata Agus dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPR dan KPK di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/9/2017).

"Sama sekali tidak mengancam, tapi kami mempertimbangkan, mempelajari. Kami juga menyadari obstruction of justice tidak bisa kepada lembaga, tapi seseorang yang menghalangi proses penyidikan," sambung Agus.

Pernyataan Agus itu merupakan jawaban atas pertanyaan anggota Komisi III DPR Junimart Girsang. Namun politikus PDIP Masinton Pasaribu menyergah.

"Kalau bukan datang dari pimpinan lembaga negara, kalau dari masyarakat biasa, saya maklum. Pimpinan lembaga negara dia memiliki implikasi apa pun, apa yang Pak Agus sampaikan tadi, mempertimbangkan ketika surat pertama kepada Pansus, surat resmi KPK itu juga nadanya sudah ancaman Pak, obstruction of justice," kata Masinton.

"Tolong dipertimbangkan Pak, kita jangan asal ngomong, terlepas dari apa pun maaf itu, saya terima maaf itu," sambung Masinton.

[Gambas:Video 20detik]

Masinton lalu menyinggung soal dirinya yang sempat ke KPK sembari membawa koper. Menurutnya, itu adalah wujud protesnya.

"Kenapa kemarin saya datang bawa koper ke KPK, itu wujud protes saya Pak. Kalau saya salah dalam melaksanakan tugas, tangkap. Di situlah ketegasan kita menegakkan hukum setegas-tegasnya, jangan diancam," kata Masinton.

Anggota Komisi III DPR lain, yaitu M Misbakhun, juga menanggapi. Dia ingin surat pertama dari KPK yang berisi obstruction of justice itu ditarik.

"Secara kelembagaan, surat Bapak yang mengatakan itu ditarik kembali, selesai urusan kita Pak," kata Misbakhun.
(dhn/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed