KPUD Surabaya Umumkan Daftar Harta Kekayaan Calon Walikota
Rabu, 18 Mei 2005 00:43 WIB
Surabaya -
Rasa penasaran terhadap harta kekayaan calon walikota dan wakil walikota Surabaya, terkuak sudah. Setelah tertunda sehari, KPUD Surabaya mengumumkan Lembar Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dari KPK, Selasa (17/5/2005).Dari daftar itu, calon wakil walikota Surabaya dari PKB Wahyudin Husein menjadi calon terkaya dengan jumlah Rp 35,2 milyar. Pasangannya, Alisjahbana memiliki total kekayaan senilai Rp 3,9 milyar.Sedangkan rekor 'termiskin' diduduki AH Thony cawawali dari koalisi PAN-PD senilai Rp 339 juta. Pasangannya Erlangga Satriagung memiliki kekayaan Rp 3,01 milyar.Mantan walikota Surabaya yang mencalonkan kembali dari PDIP, Bambang DH, daftar kekayaannya Rp 1,1 milyar. Pasangannya Arif Afandi memiliki total kekayaan Rp 1,03 milyar.Gatot Sudjito calon walikota dari koalisi Partai Golkar-PDS memiliki total kekayaan Rp 1,8 milyar. Pasangannya Benjamin Hilli tercatat memiliki kekayaan Rp 4,2 milyarDengan diumumkan daftar ini, masyarakat diharap melapor jika terjadi penyimpangan terhadap jumlah harta calon walikota dan calon wakil walikota tersebut, langsung ke KPK. KPUD menilai perubahan kekayaan adalah sebuah kewajaran, jika diperoleh dengan cara yang sah."Dalam proses berjalan, jumlah kekayaan bisa bertambah. Tetapi kan bisa dilihat wajar atau tidak wajarnya," kata Ketua Pokja Pencalonan KPUD Surabaya Fordinal Sihombing saat ditemui wartawan di kantornya, Jl. Adityawarman, Surabaya, Selasa (17/5/2005).Mulai hari ini, KPUD Surabaya telah memasang pengumuman daftar kekayaan tersebut di gedungnya.
(fab/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































