Calon Walikota Medan Kecam Camat yang Dukung Saingannya
Selasa, 17 Mei 2005 23:34 WIB
Medan - Aparat pemerintahan sangat diharapkan bersikap netral pada proses pelaksanaan Pilkada yang akan berlangsung Juni 2005 nanti. Jika ada camat yang mendukung salah satu calon walikota, tentu saja hal itu membuat gusar calon yang lain.Ketidaknetralan PNS ini terjadi di Ibukota Sumatera Utara, Medan. Camat Medan Labuhan Syaiful Bahri terbukti meminta warga untuk memilih Abdillah, calon walikota Medan yang merupakan mantan walikota periode 2000-2005.Hal itu terungkap dalam bukti rekaman yang ditunjukkan pasangan calon walikota lainnya, Maulana Pohan dan Sigit Pramono Asri, kepada wartawan, Selasa (17/5/2005) di Medan. Maulana dan Sigit kecewa dengan sikap Syaiful tersebut."Kenyataan ini menunjukkan bahwa sejumlah PNS di Medan memang tidak bisa netral pada masa Pilkada Langsung ini. Ini bukan yang pertama, masih ada kasus-kasus lainnya," kata Maulana.Anjuran yang mendekati kampanye itu disampaikan camat pada Sabtu (14/5/2005) saat membuka acara Gebyar Anak Sholeh dan Khitanan Massal di komplek Perguruan Annur di Desa Martubung, Kecamatan Medan Labuhan.Dalam rekaman vcd terlihat Syaiful menyatakan, Abdillah telah memberikan perubahan bagi Medan dan senang kegiatan keagamaan. "Nomor satu datang, kemudian yang dicucuk (coblos) nomor dua," tukas Syaiful.Dalam pilkada langsung 27 Juni mendatang, hanya ada dua pasangan calon yang ditetapkan KPU Medan untuk ikut. Pasangan Maulana-Sigit mendapat nomor urut satu, sedangkan pasangan Abdillah-Ramli nomor urut dua.Abdi Nusa Tarigan selaku kuasa hukum Maulana-Sigit menyatakan akan melaporkan kasus ini ke Pengawas Pilkada, serta instansi terkait lainnya.
(fab/)











































