Penggarap e-KTP Ngaku Diajak Direktur PNRI Rangkul Andi Narogong

Penggarap e-KTP Ngaku Diajak Direktur PNRI Rangkul Andi Narogong

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Senin, 11 Sep 2017 17:05 WIB
Penggarap e-KTP Ngaku Diajak Direktur PNRI Rangkul Andi Narogong
Andi Narogong (kemeja hitam)/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Direktur PT Karsa Wira Utama Winata Cahyadi menduga Direktur Utama Perum PNRI saat tender e-KTP, Isnu Edhi Wijaya telah kenal dengan Andi Agustinus alias Andi Narogong. Pasalnya saat bertemu, Isnu mengusulkan Winata merangkul Andi untuk meloloskan anggaran e-KTP di DPR.

"Pak Isnu bilang, 'Kita di proyek ini cukup besar, jadi kita harus kerja sama karena Pak Win (Winata) kan perusahaannya pemenang pertama. Saya PNRI, pemenang kedua.' Saya bilang boleh saja kerja sama," ucap Winata Cahyadi di dalam sidang dengan terdakwa Andi Narogong di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (11/9/2017).

"Lalu pak Isnu bilang kita harus kerja sama dengan Pak Andi supaya bisa lobi ke DPR," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari pernyataan itu Winata kemudian menduga Isnu juga sudah dipertemukan oleh Irman kepada Andi Narogong. Sama halnya seperti dirinya.

Hakim kemudian menanyakan apa peran lobi Andi kepada pihak DPR.

"Supaya proyek ini bisa goal anggarannya," jawab Winata.

Winata tidak tahu berapa jumlah setoran untuk Andi. Sebab ia mengira Irman tidak akan memilihnya sebagai pemenang tender. Winata sudah menolak memberi setoran dari awal.

"Saya tidak tahu berapa. Dengan Pak Irman tidak terjadi kesepakatan. Itu sebelum tender," ungkapnya.

(nif/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads