Lokasi penemuan mayat berada di RT14/RW04, Desa Matesih, Krajan, Madiun, Jawa Timur. Kepala Desa Matesih, Paijo, menjelaskan, korban bernama Kuat (79) dan putrinya, Endah (45).
"Awalanya salah satu anaknya yang bernama Nuning datang ke rumah orang tuanya itu kaget mendapati bapak dan salah satu adiknya sudah tergeletak meninggal dunia. Dan kondisinya sudah berbau busuk, dan langsung melapor ke Polsek," jelas Paijo, di lokasi, Minggu (10/9/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Sugeng Harianto/detikcom |
"Mau masuk sempat kesulitan karena dihalangi oleh anak korban yang juga mengidap gangguan jiwa. Akhirnya dengan terpaksa kita mendobrak pintu yang terkunci," jelas Sugeng.
Sugeng menambahkan, saat ditemukan posisi dua jenazah berada di kamar yang berbeda. Jenazah Kuat terlentang di balai dekat kasur, sedangkan jenazah Endah berada di atas kasur. Keduanya sudah dalam keadaan membusuk.
Foto: Sugeng Harianto/detikcom |
"Sudah mencium bau busuk rumah tersebut sekitar lima hari terakhir, namun saat kami hendak mendekat selalu dihalang-halangi dan diusir oleh Tutik," tutur Mediawati.
Sementara informasi dari masyarakat sekitar, Kuat memiliki enam anak perempuan. Selain Tutik dan Endah, empat lainnya telah hidup terpisah.
Saat ini kedua jenazah yang sudah membusuk tersebut telah dibawa ke rumah sakit Dr Soedono Madiun untuk diautopsi. Penyebab kematian masih dalam penyelidikan. (bdh/rna)











































Foto: Sugeng Harianto/detikcom
Foto: Sugeng Harianto/detikcom