Sayembara Berujung Tertuduh Pencuri Vape Tewas Berhadiah Rp 5 Juta

Sayembara Berujung Tertuduh Pencuri Vape Tewas Berhadiah Rp 5 Juta

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
Minggu, 10 Sep 2017 17:44 WIB
Sayembara Berujung Tertuduh Pencuri Vape Tewas Berhadiah Rp 5 Juta
Konferensi pers di Polda Metro Jaya (Foto: Parastiti Kharisma Putri-detikcom)
Jakarta - Abi Qowi Suparto tewas dikeroyok karena dituduh mencuri rokok elektrik atau vape. Pemilik toko Rumah Tua Vape, Fahmi, awalnya mengeluarkan sayembara yang berhadiah Rp 5 juta setelah ada pencurian di tokonya.

Dari sayembara itu, Dimas dan Adit yang mengetahui keberadaan Abi yang dituduh mencuri segera memberitahu Fahmi. Fahmi berniat memberikan imbalan yang dijanjikannya namun Dimas dan Adit sudah ditangkap oleh polisi karena mengeroyok Abi hingga kritis dan akhirnya tewas.

"Jadi uang yang Rp 5 juta itu pada saat tanggal 7 September akan diserahkan ke Dimas dan Adit. Tapi sudah keburu ketangkap. Kan tanggal 8 (September 2017) sebelum ditangkap, pelaku kami ambil, padahal mau diserahkan uang itu," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Niko Afinta di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (10/9/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayembara yang ditulis oleh Fahmi di Instagram @rumahtuavape telah diposting ulang oleh beberapa akun vape lainnya. Terlihat akun @rumahtuavape memposting foto Abi dengan keterangan jika mengetahui keberadaan Abi harap menghubungi akun tersebut.

"Kalau kenal atau ada info tolong hubungi tim @rumahtuavape (ga usah polisi) mau kita proses internal aja baik2. Hadiah: 5jt utk info yg valid dan menghasilkan, bisa pegang orgnya," tulis akun tersebut di keterangan fotonya.

Polisi telah menangkap 5 orang tersangka pengeroyokan Abi dan masih mencari 2 orang tersangka lagi. Tersangka dikenakan Pasal 340 dan 170 KUHP dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.

"Total tersangka saat ini ada 5, satu atas nama PA sudah ditangkap namun masih kita dalami. Rencananya kami mencari 2 tersangka lainnya," tutur Nico. (yas/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini