Dinkes DKI: Bayi Debora Dapat Pertolongan, tapi Kondisinya Kritis

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Sabtu, 09 Sep 2017 18:25 WIB
Foto: dok. Ibunda Bayi Debora
Jakarta - Bayi Tiara Debora Simanjorang (4 bulan) meninggal karena diduga terlambat mendapatkan pertolongan dari pihak RS Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat. Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Weningtyas Purnomorini menepis kabar tersebut.



Weningtyas mengatakan dirinya sudah meminta klarifikasi kepada pihak RS Mitra Keluarga Kalideres terkait kasus ini. Hasilnya, pihak RS menyatakan langsung memberikan pertolongan kepada bayi Debora.

"Tindakan awal memang ditolong, bayi ditolong (dengan) inkubasi, resusitasi jantung dan paru," kata Weningtyas kepada detikcom, Sabtu (9/9/2017).

Namun Weningtyas mengatakan kondisi Debora memang sudah kirits. Debora diketahui lahir secara prematur dan memiliki kelainan jantung.

"Kan memang bayi punya kelainan jantung, bayi itu lahir prematur dan punya kelainan jantung, terus 4 bulan beratnya 3,4 kilogram. Dari situ saja bayi itu (kategori) bayi bermasalah," katanya.

"Kalau dibilang itu (tidak ditolong), kasihan juga. Karena memang rumah sakit memberikan pertolongan. Jadi nanti (hari Senin, 11 September 2017) rekam medik juga akan kita lihat, apa yang dilakukan rumah sakit. Kita sudah tindak lanjut, dari suku dinas dan dinas tidak tinggal diam," katanya.

Terkait dengan asuransi, Weningtyas mengatakan saat ini RS Mitra Keluarga Kalideres memang belum bekerja sama dengan BPJS. Sebab, harus ada tahapan yang diselesaikan untuk kerja sama tersebut.

"Jadi sebenarnya sedang berproses. Kita juga sudah lihat karena ada belum sesuai standar, jadi belum beri rekomendasi. Mereka janji perbaikan nanti satu atau dua bulan kita datang, okay, ACC, baru kerja sama," katanya. (jor/tor)