Dalam pelatihan kader itu, Romi menyampaikan tiga tugas sebagai kader PPP, yaitu membumikan Islam, mengawal Pancasila, dan merealisasi UUD 45. Dalam membumikan Islam, Romi mengatakan hal itu dilakukan dengan memperjuangkannya di konstitusional, baik melalui undang-undang maupun peraturan daerah.
"Itulah tugas kita untuk membumikan Islam, kita tidak ingin membuat Republik Indonesia ini menjadi negara Islam karena Pancasila adalah bentuk final yang telah disepakati oleh para pemimpin bangsa. Termasuk di antaranya para ulama yang dahulu organisasi dan partainya adalah pendiri PPP," ujar Romi saat memberikan amanah dalam acara pelatihan kader PPP di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (9/9/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketum PPP Romi di Palembang. (Lukita/detikcom) |
Romi juga menuturkan PPP akan menjadi garda terdepan jika ada yang ingin mengacak-acak Pancasila dan NKRI. Lebih lanjut ia mengatakan harus mengawal Pancasila dari kepungan ideologi besar dunia, seperti kapitalisme.
"Kader PPP berada di garda terdepan untuk mempertahankan dan menjadi benteng Pancasila dan NKRI," kata dia.
"Kedua, tugas kita adalah mengawal Pancasila, mengawal Pancasila dari kepungan ideologi besar di dunia yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila," ucap dia. (lkw/tor)












































Ketum PPP Romi di Palembang. (Lukita/detikcom)