Bayi Debora Meninggal, RS Mitra Keluarga Tak Kerja Sama dengan BPJS

Bayi Debora Meninggal, RS Mitra Keluarga Tak Kerja Sama dengan BPJS

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Sabtu, 09 Sep 2017 13:44 WIB
Bayi Debora Meninggal, RS Mitra Keluarga Tak Kerja Sama dengan BPJS
Foto: dok. pribadi
Jakarta - Keluarga bayi Debora, yang meninggal akibat tak ditangani tepat waktu karena urusan biaya, mempunyai kartu BPJS. Namun kartu BPJS tersebut tak bisa digunakan karena RS Mitra Keluarga Kalideres tak terdaftar sebagai rumah sakit yang bekerja sama.

"Saya belum ngecek detailnya. Setahu saya, Mitra Keluarga Group belum, di web itu bisa dicek belum, yang kerja sama siapa saja gitu," kata staf ahli direksi bidang komunikasi publik BPJS Kesehatan, Irfan Humaidi, saat dihubungi, Sabtu (9/9/2017).

Irfan menerangkan di Jakarta sebenarnya ada banyak rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS. Dia mengatakan pasien yang mempunyai kartu BPJS, apalagi dalam kondisi darurat, akan ditangani secara baik oleh rumah sakit yang bekerja sama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang kerja sama di Indonesia, di Jakarta sudah sangat banyak, kalau di Kalideres Hermina Cengkareng, ada RSUD Cengkareng, di sekitar situ banyak, jadi prinsipnya kalau jika dia sesuai prosedur dalam kondisi gawat darurat, itu dapat dilayani yang kerja sama," terangnya.


Pada prinsipnya, Irfan berpendapat siapa pun pasien dan apa pun statusnya, kalau berada dalam kondisi darurat, harus segara ditangani. Itu merupakan sisi humanis sebagai sesama manusia.

"Setahu saya dalam rumah, sakit siapa pun pasiennya, statusnya, apa pun mau dia bayar sendiri, mau dia asuransi, BPJS kalau kondisi darurat medis, rumah sakit wajib menangani terlebih dahulu," tuturnya.


Cerita pilu bayi meninggal karena tak ditangani tepat waktu akibat terbentur biaya kembali terjadi di ibu kota Indonesia. Bayi Debora meninggal karena sebuah rumah sakit swasta tak mau melakukan perawatan tanpa uang muka. (knv/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads