DetikNews
Sabtu 09 September 2017, 09:23 WIB

Saat Putra Ahok Bacakan 'Surat Cinta' Sang Ayah untuk Vero

Niken Purnamasari - detikNews
Saat Putra Ahok Bacakan Surat Cinta Sang Ayah untuk Vero Putra sulung Ahok-Vero membacakan surat cinta ayahnya (Foto: Screenshot Video Facebook)
Jakarta - Pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Veronica Tan merayakan ulang tahun pernikahan ke-20. Dari Mako Brimob, Ahok menulis surat cinta untuk Vero dan mengungkapkan perasaannya.

Surat itu dibacakan langsung oleh putra sulung Ahok, Nicholas Sean Purnama. Saat itu, Sean dan Vero tengah menghadiri acara buku 'Ahok di Mata Mereka'. Di sela acara, Sean membuat kejutan.
Sean membacakan surat cinta Ahok untuk Vero di HUT Pernikahan ke-20Sean membacakan surat cinta Ahok untuk Vero di HUT Pernikahan ke-20 (Foto: Screenshot Video Facebook)


Kejutan dari Sean itu terekam dalam video yang diunggah di akun Instagram Basuki Tjahaja Purnama (basukibtp). Sean mengenakan kemeja berwarna biru dengan celana jeans dan sneakers.

"7 September 2017, bertepatan dengan H+1 ulang tahun pernikahan yang ke-20, Bapak Ahok dan Ibu Veronica. Karena Pak Ahok sedang menjalani masa tahanan, maka beliau hanya bisa mengucapkan kepada istrinya melalui surat yang dibacakan oleh anak sulungnya Nicholas Sean Purnama pada saat malam apresiasi kepada penulis 'Ahok di Mata Mereka'," tulis akun basukibtp.

Veronica Tan menyimak isi surat Ahok yang dibacakan putra sulung merekaVeronica Tan menyimak isi surat Ahok yang dibacakan putra sulung mereka (Foto: Screenshot Video Facebook)


Saat membacakan surat ayahnya, Sean tampak begitu menghayati kata demi kata. Sementara Vero menyimaknya dengan raut wajah terharu.
Berikut isi surat yang ditulis Ahok untuk Vero di Mako Brimob:


Untuk Vero istriku,

Sekarang aku harus berterima kasih akan keadaan saat ini kepada semua pihak yang menyebabkan aku menjadi narapidana dan ditahan langsung tanpa menunggu proses lebih lanjut.

Tak terbayang jika aku tidak ditahan, aku akan terus bekerja seperti dulu sampai Oktober sampai masa jabatan. Itu artinya saya bangun jam 04.30 (kamu memberiku gelar robot) karena semua waktu dihitung tepat agar aku bisa tiba di Balai Kota jam 07.30 WIB karena sudah banyak yang menunggu dan kerja non stop sampai pulang ke rumah sudah di atas jam 21.00 WIB.

Sabtu-Minggu selain ke kawinan, juga selesaikan dispensi surat dan kadang sampai tengah malam di malam Senin agar hari Senin tidak ada surat yang tertinggal. Kamu memberi gelar padaku robot sungguh benar.

Sekarang di hari pernikahan kita yang ke-20 tahun, saya bersyukur bisa ada waktu mengenalmu dan memperhatikan kamu. Dulu aku benar-benar 'take it for granted' sampai-sampai anak juga kamu yang ajak jalan dan bicara.

Hadiah terbesar HUT pernikahan ke-20 tahun adalah aku di dalam tahanan menyadari betapa beruntungnya pernikahan kita masih utuh dan engkau memaafkan semua kegilaan kerjaku melayani masyarakat. Dan sekalipun mendapat balasan masuk dalam tahanan dan tidak dipilih, tetapi saya mendapatkan istri yang mengasihi aku dan anak-anak kembali. Kalau ada yang salah dalam hubungan suami istri umumnya yang salah pasti sang suaminya

Aku bersyukur dalam tahanan menjadi banyak waktu untuk merenung, betapa istriku bukan lagi seperti dulu. Sekarang sudah jadi dewasa, mampu berprestasi akan menjadi perempuan penolong bagi saya.

Sungguh benar dikatakan dalam Amsal Salomo, istri yang berakal budi adalah anugerah Tuhan.




(nkn/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed