DPR dan 4 Menteri Bahas Pembangunan Jembatan Siak
Selasa, 17 Mei 2005 18:05 WIB
Jakarta - Pembangunan jembatan Siak dinilai menyalahi standar internasional. DPR meminta masukan dari 4 menteri kabinet Indonesia Bersatu.Keempat menteri tersebut yakni Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto, Menteri Perhubungan M Hatta Rajasa, Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar dan Menteri Dalam Negeri M Ma'ruf. Turut hadir, Gubernur Riau Rusli Zainal. Rapat konsultasi yang dipimpin Ketua Komisi V DPR Sofyan Mile berlangsung tertutup di DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/5/2005)."Dalam rapat ini tidak dihasilkan keputusan apa pun, karena rapat ini ingin mendengarkan masukan dari 4 kementerian," ujar Sofyan.Bagaimana dengan isu yang beredar bahwa tim pencari data yang mengambil keputusan mengenai masalah ini? "Saya tidak pernah memberi mandat mencapai keputusan. Hanya untuk pencarian data," jawab Sofyan.Menurut dia, acuan pengambilan kebijakan dan keputusan berdasarkan pada UU Pelayaran dan UU Sumber Daya Air.Anggota Komisi V dari FKB Abdullah Azwar Anas berpendapat, pembangunan jembatan Siak harus diselesaikan. Pasalnya, ini merupakan persoalan serius yang menyangkut masyarakat sekitar alur sungai Siak.Dijelaskan dia, pembangunan jembatan Siak telah menghabiskan dana Rp 1,69 miliar dan mencapai 75 persen. Namun proyek ini terpaksa dihentikan sejak tiga tahun silam karena ada protes dari PT Makmur Sentosa (MS) terkait dengan tinggi jembatan yang 23 meter.PT MS, lanjutnya, ingin pembangunan jembatan lebih tinggi, kurang lebih 30 meter ke atas.
(aan/)











































